Wabah Flu Terburuk dalam Sepuluh Tahun Terakhir, Rawat Inap Melonjak di Seluruh Negara Bagian AS

Flu terparah di Amerika Serikat lebih dari satu dekade telah menghantam sistem medis yang sudah diambang kehancuran akibat epidemi mahkota baru dan respiratory syncytial virus (RSV).

Wabah Flu Terburuk dalam Sepuluh Tahun Terakhir, Rawat Inap Melonjak di Seluruh Negara Bagian AS
Wabah Flu Terburuk dalam Sepuluh Tahun Terakhir( sumber: yahoo)

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Flu terparah di Amerika Serikat  lebih dari satu dekade telah menghantam sistem medis yang sudah diambang kehancuran akibat epidemi mahkota baru dan respiratory syncytial virus (RSV).

Melansir chinanews.com, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, jumlah rawat inap terkait flu selama Thanksgiving hampir dua kali lipat dari minggu sebelumnya dan merupakan yang tertinggi sejak musim flu 2010-2011.

Orang dewasa berusia 65 tahun ke atas dan anak-anak berusia 4 tahun ke bawah paling terpengaruh, terutama jika mereka memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya.

BACA JUGA : Mirip Flu Biasa, Begini Gejala COVID-19 Varian Terbaru

Tetapi sekitar 40% orang Amerika mengatakan mereka tidak berencana untuk mendapatkan suntikan flu musim ini, terutama karena mereka khawatir vaksin tersebut tidak akan bekerja dengan baik atau memiliki efek samping.

Pakar kesehatan masyarakat mengatakan masker wajah dan tindakan pencegahan COVID-19 lainnya sebagian besar telah menahan flu dan menghentikan penyebaran musimannya selama dua tahun terakhir.

Tahun lalu, tim peneliti memperkirakan peningkatan tajam dalam wabah anak-anak setelah tindakan perlindungan pribadi dicabut, dengan para peneliti mendesak "program vaksinasi tindak lanjut" yang kuat.

Menurut data CDC, dari 2009 hingga 2022, tingkat rawat inap flu orang dewasa Afrika-Amerika hampir 80% lebih tinggi daripada orang dewasa kulit putih.

BACA JUGA : 44 Negara Bagian A.S. Berada Pada Tingkat Aktivitas Penyakit...

Tetapi selama musim flu 2021-2022, kurang dari 43 persen orang dewasa berkulit hitam, hispanik, dan penduduk asli Amerika akan divaksinasi.

Dalam sebuah surat kepada negara bagian, Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan Xavier Becerra menulis bahwa pemerintah federal dapat turun tangan untuk membantu sistem perawatan kesehatan yang tertekan.

Seperti dengan mengizinkan pengabaian rumah sakit yang kekurangan staf untuk meningkatkan kapasitas merawat pasien, atau Mempermudah mereka untuk merawat pasien. mentransfer pasien flu, covid atau RSV.(mdr3/lal)