Viral! Seorang Pria Todongkan Senpi di Depan Kantor Advokat Betawi, Polisi Buru Identitas Pelaku

Tampak seorang pria mengenakan jaket hitam dan helm putih mendatangi sebuah perkarangan. Lewat jendela, ia terlihat mengecek ke bagian dalaman sebuah bangunan.

Viral! Seorang Pria Todongkan Senpi di Depan Kantor Advokat Betawi, Polisi Buru Identitas Pelaku
Ilustrasi Pistol

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Sebuah video yang menampilkan aksi pria menodongkan senjata api ke arah beberapa orang di depan kantor Perkumpulan Advokat Betawi (PADI) di Jakarta Barat viral di media sosial. Polisi turun tangan.

Dalam video yang beredar seperti dilihat Minggu (16/10/2022), tampak seorang pria mengenakan jaket hitam dan helm putih mendatangi sebuah perkarangan. Lewat jendela, ia terlihat mengecek ke bagian dalaman sebuah bangunan.

Kemudian 2 orang terlihat memergoki pria misterius itu. Percakapan pun terjadi antara ketiganya.

BACA JUGA : Gila! Kim Jong Un Uji Coba Senjata Taktis Nuklir

Lalu pria berhelm tersebut mengambil senjata api dari celananya. Ia menodongkan senjata api itu ke 2 orang yang memergokinya.

Peristiwa tersebut dinarasikan terjadi di depan kantor PADI di Kembangan, Jakarta Barat pada Kamis (13/10) pukul 04.41 WIB.

Kapolsek Kembangan Kompol Ubaidillah angkat bicara. Ia menyebut anak buahnya telah mengecek ke TKP.

"Dicek sama anggota, itu ketemulah sama Kurnia (saksi). Iya jadi (kronologinya) ada orang kebingungan, ditegor (saksi). 'Ada apa? Kamu nyari apa?' '(dijawab) apa?'. (Tiba-tiba pelaku) ngeluarin senjata," tutur Ubaidillah.

BACA JUGA : Kapten TNI Mendekam di Balik Jeruji Imbas Todongkan Pistol ke Pengendara Lain

Ubaidillah menyebut korban yang ditodong pelaku yakni Kurnia selaku Ketum PADI. Kurnia yang memergoki gelagat mencurigakan depan kantor PADI.

"Dugaan Pak Kurnia itu (pelaku) mau nyolong motor. Dia ngendap-endap, terus keluar," imbuh Ubaidillah.

Ubaidillah menyebut korban tak mau membuat laporan. Pasalnya, korban merasa tidak ada yang dirugikan.

Polisi masih menyelidiki kasus ini. Identitas pelaku belum dikantongi polisi.(ros)