Viral Gedung Terbengkalai Eks Ramayana Mau Roboh-Kaca Sampai Jatuh ke Pemukiman

Sebuah gedung eks Ramayana, pusat perbelanjaan di Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara dikabarkan mau rubuh. Kejadian ini sempat viral di media sosial Twitter.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Sebuah gedung eks Ramayana, pusat perbelanjaan di Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara dikabarkan mau rubuh. Kejadian ini sempat viral di media sosial Twitter.

Beberapa video memperlihatkan kaca jendela gedung tersebut telah berjatuhan. Video yang lain memperlihatkan kaca jendela gedung tersebut bergoyang-goyang tertiup angin.

BACA JUGA: AS Klaim Iran Kirim Pelatih Militer ke Krimea untuk Bantu Rusia


Dilansir dari detikcom, Rabu (26/10/2022), gedung tersebut sudah kosong dan terbengkalai. Video-video yang beredar di media sosial benar adanya, beberapa kaca-kaca jendela telah berjatuhan dari gedung. Bahkan, beberapa kaca jatuh di tengah pemukiman warga.

Di sekitar lokasi gedung nampak kaca berserakan. Bahkan, akses Jalan Lorong 104 Timur yang berada di samping gedung sampai harus ditutup demi menghindari kejadian kaca berjatuhan terulang.

Lokasi gedung eks Ramayana yang terbengkalai itu terletak persis di pinggir Jalan Raya Yos Sudarso. Gedung itu diapit Jalan Lorong 103 dan Jalan Lorong 104 Timur.

Menurut penuturan warga sekitar, gedung itu dikenal sebagai Plaza Koja. Gedung itu pernah digunakan oleh merek ritel tenar Ramayana, namun Ramayana berhenti operasi di sana sejak Desember 2019. Sejak saat itu gedung tersebut sepi tanpa penghuni.

"Gedung ini emang kosong sejak Desember 2019, sebelum pandemi. Waktu itu pernah dipakai sama Ramayana lama banget," ungkap Ketua RW 02 Kelurahan Koja Siti Chodijah ketika ditemui detikcom, Rabu (26/10/2022).

Gedung memang nampak kosong tanpa penghuni, dari luar nampak beberapa bagian gedung sudah rusak. Kerusakan paling terlihat di beberapa jendela kaca yang memang mulai berjatuhan tertiup angin.

Menurut Siti selama ini gedung tersebut memang ditinggal begitu saja tanpa dirawat, bahkan penjaga pun tak ada. Katanya, seringkali terjadi penjarahan beberapa besi-besi ataupun komponen bangunan lain di gedung tersebut. Termasuk besi penyangga jendela yang membuat kaca-kaca jendela berjatuhan.

"Dulu sih awal-awal ditinggal Ramayana dijaga, cuma lama-lama dibiarin gitu aja. Kayaknya banyak orang yang nggak bertanggung jawab ambil-ambil besi di situ atau gimana," papar Siti.

Hal itu juga yang membuat beberapa kaca jendela jadi berjatuhan. "Jendela itu sudah tidak ada lagi pengikatnya, jadi ketiup angin akhirnya jatuh begitu," sebutnya.

Siti bilang narasi yang beredar di media sosial soal gedung eks Ramayana tersebut miring dan mau rubuh tidak benar. Sejauh ini memang kaca jendela saja yang berjatuhan di kedua sisi gedung.

"Kalau gedung itu masih kokoh, Damkar juga bilang begitu sudah cek. Cuma jendela tadi aja masalahnya, udah nggak ada penyangganya, kebanyakan dijarah," ujar Siti.

Kaca Jatuh ke Pemukiman

Dini hari tadi, kata Siti, kaca jendela gedung tersebut yang menghadap ke Jalan Lorong 103 berjatuhan. Jalan Lorong 103 sendiri merupakan gang dengan penduduk yang cukup padat.

Siti bilang kaca berjatuhan sekitar pukul 02.00 WIB, beruntungnya saat itu gang sudah sepi dan tidak ada masyarakat yang beraktivitas. Kaca pun hanya jatuh di jalan, tidak merusak rumah warga.

BACA JUGA: Happy Asmara Manggung di Gedung Harmoni, Gus Ipul Senang Kota Pasuruan Makin Banyak Event


"Alhamdulillah semalam itu aman, cuma jatuh ke jalan itu. Tuh berserakan lagi dibersihin. Nggak ada korban, kerusakan juga nggak ada. Itu aja etalase konter handphone sempet kena kacanya, tapi ya nggak apa-apa sih," cerita Siti.

Untuk kejadian kaca jatuh di sisi gedung lainnya, atau di Jalan Lorong 104 Timur pun tidak menelan korban. Saat ini jalan tersebut sudah ditutup hingga penanganan kerusakan gedung selesai dilakukan.

"Di sana nggak ada korban juga, cuma kaca aja jatuh kemarin. Jalan udah ditutup juga, jadi aman," kata Siti.(eky)