Gempar FKIP Untan Promosikan Arung Jeram Riam Merasap

  • Whatsapp
Air Terjun Riam Merasap
Air Terjun Riam Merasap. Image via: sitimustiani.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PONTIANAK – Gerakan Mahasiswa Pecinta Alam Regenerasi (Gempar) FKIP Universitas Tanjungpura (Untan) menjajal wisata arung jeram di Riam Merasap Kabupaten Bengkayang.

Untuk mengenalkan dan mempromosikan potensi pariwisata yang ada di sana kepada masyarakat luas.

“Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mengembangkan minat dan bakat serta untuk mengaplikasikan ilmu kepecintaalaman. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan wisata rafting ke khalayak ramai,” kata Kepala Divisi Rafting Gempar FKIP Untan, Veneranda Liberta di Pontianak, Senin (1/3/21).

Baca Juga: Senja di Pantai Bira, Penyebab Nurdin Abdullah di OTT KPK

Dia menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 Februari lalu itu, dilakukan bekerja sama dengan tim rafting Riam Merasap.

Divisi rafting Gempar FKIP Untan adalah salah satu dari tiga divisi yang ada di unit kegiatan mahasiswa (UKM) Gempar FKIP Untan yang dilaksanakan di Dusun Segonde Desa Pisak Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang.

Diikuti oleh anggota aktif Gempar FKIP Untan serta senior-senioren Gempar FKIP Untan.

Baca Juga: Bukit Singgolom Menyajikan Panorama Eksotik Danau Toba

Legenda air terjun Riam Merasap

Veneranda menambahkan, bagi masyarakat yang ingin mencoba uji adrenalin dengan kegiatan arung jeram ini.

Bisa datang langsung lokasi, yang sudah ada posko rafting dari tim rafting Riam Merasap.

“Selain itu, keindahan air terjun Riam Merasap juga sudah cukup terkenal karena dianggap sebagai Niagara-nya Kalimantan Barat. Ketinggian Riam Merasap ini sekitar 27 meter dan lebar sekitar 200 meter.

Konon legendanya ada intan sebesar kepalan tangan yang dijaga oleh seekor labi-labi (kura-kura putih),” katanya.

Masyarakat setempat menyebutnya dengan Riam Merasap karena kalau pada Oktober atau pada musim penghujan dan airnya deras. Banyak buih-buih dari tetesan riam ini yang seperti asap.

Baca Juga: Libur Imlek, Telaga Sarangan Sepi, Jalan Tembus Banjir Pengunjung

Menuju Arung Jeram Riam Merasap

Untuk menuju wisata ini, dapat ditempuh dari Bengkayang dengan jarak kurang lebih sekitar 62 kilometer.

Atau kurang lebih 130 kilometer sebelah timur Kota Singkawang atau 300 kilometer dari Pontianak.

“Dapat dikunjungi dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari Pontianak bisa menggunakan bus kurang lebih 8 jam dengan melewati rute Pontianak – Pinyuh – Anjungan – Toho – Karangan – Bengkayang – Sanggau Ledo,” tuturnya.

Baca Juga: Syahiba Saufa Puncaki Chart Dangdut Ter-Hot Kalahkan Ayu Ting Ting

Dapat juga menggunakan jalur lain dengan rute Pontianak – Pinyuh – Mempawah – Singkawang – Samalatan – Bengkayang – Sanggau Ledo.

Jalur (rute) pertama jarakanya lebih dekat dibandingkan jalur (rute) kedua kira-kira selisih 50 km.

Akan tetapi jalur pertama kondisi jalannya rusak. Waktu tempuh kedua jalur tersebut kira-kira 6 jam dengan kecepatan rata-rata 60-90 km/jam.

Baca Juga: Bukit Jaddih Madura, Bungker Belanda Kini Jadi Tempat Wisata

“Untuk jalur kedua ini lebih asik, karena melewati bukit Mendering yang jalannya berkelak-kelok kayak ular dengan tikungan yang seperti angka delapan. Selanjutnya jika ingin mencapai riam dan mandi di bawahnya mesti turun ke bawah, akan tetapi diperlukan kehati-hatian untuk turun ke bawah. Sebab jalannya terjal dan licin selain itu belum dibuatkan tangga untuk turun,” katanya. (ark)