Bermodal Sungai, Banjarmasin Ingin Jadi Bali Baru ke-11

  • Whatsapp
sungai martapura
Penjual buah rambutan yang mengunakan sampan di Sungai Martapura. (ANTARA/Dedi)
banner 468x60

NUSADAILY.COM-BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menargetkan menjadi bagian destinasi wisata 11 Bali Baru di Indonesia.

Walaupun sejatinya Pemerintah RI hanya menetapkan 10 destinasi Bali Baru, Pemkot Banjarmasin berinisiatif menambah satu yang berbasis sungai. Sehingga menjadi 11 Bali Baru di Indonesia.

"
"

Baca Juga

"
"

“Pemerintah Indonesia telah mencanangkan destinasi wisata 10 Bali baru di Indonesia. Obyek wisatanya seputar gunung, pantai budaya dan lainnya. Namun berbasis sungai tidak ada. Nah, kita ciptakan sendiri menjadi 11 Bali Baru berbasis sungai,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin Ikhsan Alhaq kepada media di Banjarmasin, Selasa 11 Februari 2020.

Ikhsan mengatakan Pemerintah Kota Banjarmasin sangat beralasan menjadikan 11 Bali Baru di Indonesia. Sebab potensi geografis daerah itu berupa banyaknya sungai.

“Banjarmasin dijuluki sebagai kota 1.000 sungai. Total sungai kita ada 102 dan tiga yang besar yakni Sungai Barito, Sungai Martapura dan Sungai Kuin,” papar Ikhsan Alhaq .

Ikhsan menambahkan bahwa Banjarmasin itu tidak hanya terkenal bahwa sungai dimanfaatkan sebagai media transportasi. Lebih dari itu, sungai juga menjadi sebuah bagian dari kebudayaan.

“Kemudian sungai sudah sampai kepada sistem kepercayaan, tradisi, cerita-cerita ataupun dongeng – dongeng serta kebudayaan lainnya,” jelas dia.

Dengan potensi yang ada, pemerintah melakukan sejumlah strategi promosi agar wisata di daerahnya menjadi tujuan bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Dalam waktu dekat tepatnya pada 21 – 22 Februari 2020 ini kita akan meluncurkan kalender wisata untuk diketahui berbagai pihak. Bahkan kita melibatkan agen perjalanan wisata dari Bali untuk menyasar wisatawan mancanegara. Apalagi saat ini kita sudah ada penerbangan langsung Banjarmasin – Denpasar,” katanya.

Lanjutnya, pelibatan anak muda dalam promosi juga tidak luput. Mereka menggunakan kemajuan dunia digital. Sekumpulan anak muda ini diberi nama duta pariwisata (Patriot).

“Informasi di website kita juga ada, kemudian tidak kalah penting juga strategi kita berupa menjadikan Banjarmasin sebagai kota tempat pertemuan dan kegiatan di Indonesia. Hal itu seperti kegiatan Hari Pers Nasional 2020 yang sukses digelar serta berbagai kegiatan nasional lainnya,” katanya.

Sementara itu, anggota Dewan Pers Ahmad Djauhar menyebutkan bahwa pers sangat mendukung upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memajukan pariwisata berbasis sungai.

“Kita sangat mendukung dan meminta media ikut bersama memajukan daerah ini. Kemudian kota saran kepada pemerintah kota dalam hal penataan sampah. Kebersihan dalam pariwisata sangat penting,” jelas dia. (yos)

Post Terkait

banner 468x60