Ada yang Baru di Lawang Sewu, Wisata Foto Pakai Kostum Ala Jepang hingga Belanda

  • Whatsapp
لاوانج سيوو
Lawang Sewu. (Instagram/@maulanayonar.04)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SEMARANG – Objek wisata Lawang Sewu di Semarang, Jawa Tengah yang cukup terkenal dengan kemistisannya, menawarkan destinasi baru. Wisatawan kini bisa berfoto dengan aksesoris khas Jepang Kimono.

Inovasi tersebut disampaikan dalam unggahan akun Instagram PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) @kawisata. Cukup membayar Rp 60.000 per sesi foto, sudah termasuk kostum kimono dan aksesoris, wisatawan akan menjadi model dadakan plus difoto oleh fotografer profesional.

Baca Juga

“Ide kita ingin terus lakukan pengembangan dan pengelolaan Lawang Sewu dengan berbagai fasilitas yang ada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Manager Humas Kawisata Ilud Siregar, dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kawisata Totok Suryono, dalam keterangan resminya menuturkan, kegiatan foto ini adalah salah satu upaya untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Lawang Sewu.

Wisatawan bisa menjajal “bergaya ala Jepang” mulai pukul 08:00–17:00 WIB di area yang sudah disediakan. Tak perlu khawatir, kostum yang disediakan dalam keadaan steril. Area foto pun sudah diatur sedemikian rupa agar jika terjadi antrean, sehingga tetap bisa jaga jarak.

“Kimono disemprot disinfektan. Setiap sudah dipakai, kostum akan didiamkan. Wisatawan akan diarahkan pakai kostum lain,” ujar Ilud.

Ada Kostum Belanda dan Jawa

Selain menyediakan kostum dan aksesoris khas Jepang, Ilud menuturkan pihaknya juga menyediakan kostum lain yakni Belanda dan pakaian adat khas Jawa.

Namun begitu, peminjaman kostum dan aksesoris hanya bisa digunakan sebagai properti untuk foto saja dan belum bisa digunakan dalam durasi tertentu untuk berkeliling di Lawang Sewu.

Salah satu spot di Lawang Sewu. (instagram.com/hafidpramanto)

“Kalau ada permintaan, kita kaji lagi. Kita coba untuk bagaimana pengunjung tetap mendukung dan senang untuk berwisata di Lawang Sewu,” pungkas Ilud.

Terkait pemilihan kostum yang dipinjamkan, Ilud mengatakan bahwa semuanya berhubungan dengan sejarah berdirinya Lawang Sewu.

“Ke depan, kami akan terus berinovasi dan tidak menutup kemungkinan dengan nuansa kostum tradisional lainnya,” kata Totok.

Lawang Sewu dibuka kembali pada 9 Juli 2020. Setiap pengunjung yang datang wajib menggunakan masker, mencuci tangan, diperiksa suhu tubuhnya, dan mematuhi aturan jaga jarak.

instagram.com/tasmaradr_7

Selama new normal, Lawang Sewu buka setiap hari dengan jam operasional baru yakni mulai pukul 08:00 – 17:00 WIB. Kapasitas tampung wisatawan juga dibatasi menjadi 50 persen dari kapasitas penuh.

Pada masa pandemi seperti saat ini, jangan lupa tetap perhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak saat berkunjung. (lna)

Post Terkait

banner 468x60