Timba Air, Nenek di Madiun Tewas Tercebur Sumur Sedalam 30 Meter

Sisum keluar rumah menjelang subuh untuk menimba air mandi. Namun, hingga pukul 05.00 WIB, Sisum tak kunjung kembali ke rumah.

May 21, 2024 - 20:47
Timba Air, Nenek di Madiun Tewas Tercebur Sumur Sedalam 30 Meter
Damkar Kabupaten Madiun saat evakuasi korban terjatuh kedalam sumur sedalam 80 meter. Nusadaily/ Istimewa.

Madiun, Nusadaily.com - Tragedi menimpa seorang nenek berusia 80 tahun di Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Nenek bernama Sisum ini ditemukan tewas tercebur di sumur samping rumahnya sedalam sedalam 30 meter pada Selasa pagi (21/5/2024).

Menurut keterangan Supriono, kades Kradinan, Sisum keluar rumah menjelang subuh untuk menimba air mandi. Namun, hingga pukul 05.00 WIB, Sisum tak kunjung kembali ke rumah.

"Pihak keluarga yang panik mulai mencari Sisum. Mereka awalnya menemukan pakaian Sisum tergeletak di sekitar sumur. Setelah itu, mereka melihat ke dalam sumur dan menemukam Simsum berada di dasar sumur," katw Supriono.

Keluarga korban sekanjutnya melaporkan kejadian ini kepada kami pemerintah desa. Selanjutnga kami teruskan ke- Polsek Dolopo.

"Tidak seberapa lama, tim dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun pun tiba di lokasi dan langsung melakukan asesmen untuk mengevakuasi jasad korban dari dasar sumur,," jelasnya. 

Masih menurut Supriono, Untuk menghindari adanya gas beracun dalam sumur, petugas menggunakan masker alay bantu pernapasan.

"Mereka pun perlahan-lahan menuruni sumur sedalaman 30 meter tersebut. Kurang. Lebih setengah jam, jasad korban berhasil dievakuasi ke atas permukaan sumur," pungkasnya.

Koordinator Damkar Kabupaten Madiun, Anton Ali Wardana, mengatakan bahwa korban telah meninggal dunia sebelum dijangkat. 

"Hasil visum sementara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jasad korban selanjutnya diserahkan polisi kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," uang Anton.

Menurut Anton, peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sumur, terutama bagi lansia yang rentan terpeleset. 

"Pastikan sumur memiliki pagar pengaman yang kokoh untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali," pungkasnnya. (nto).