Tim SAR Laporkan 10 Penumpang KM Express Cantika 77 yang Terbakar Belum Ditemukan

"Tadi baru dapat informasi bahwa sementara ada 10 penumpang yang belum ditemukan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, I Putu Sudayana, di Kupang, Rabu (26/10)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Basarnas Kupang melaporkan masih ada 10 penumpang kapal KM Express Cantika 77 yang belum ditemukan.

"Tadi baru dapat informasi bahwa sementara ada 10 penumpang yang belum ditemukan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, I Putu Sudayana, di Kupang, Rabu (26/10)

Dia mengatakan 10 orang yang belum ditemukan tersebut sesuai laporan yang diterima oleh tim di lapangan.

BACA JUGA : KM Express Cantika 77 Terbakar di Kupang, Diduga Kapal Kelebihan Muatan

"Dilaporkan oleh anggota keluarga para korban ke posko yang dibentuk bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT di Pelabuhan Tenau Kupang," ujarnya.

Pihaknya tidak bisa memberikan angka pasti korban yang hilang karena data yang didapat berbeda-beda.

"Tapi untuk sementara yang kita terima begitu," kata Putu.

Dia menerangkan saat ini operasi SAR dari tim gabungan masih dilaksanakan dan telah memasuki hari ketiga.

"Untuk operasi SAR masih akan dilanjutkan di hari berikut (Kamis, 27/10)," kata Putu.

BACA JUGA : Kronologi KM Express Cantika Terbakar di Perairan Kupang, 14 Penumpang Tewas

Sebagai informasi, merujuk data yang dikeluarkan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menyebutkan jumlah korban yang ditemukan sebanyak 330 orang. Dari 330 orang tersebut, 18 orang di antaranya meninggal dunia sedangkan 312 orang selamat.

Korban meninggal terakhir yang ditemukan di hari ketiga operasi SAR ditemukan satu korban meninggal oleh Kapal Patroli Polisi Perairan Polda NTT pada Selasa (25/10) malam. Korban tersebut telah dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara, Titus Uly Kupang untuk diidentifikasi.

Sebelumnya kapal penumpang KM. Express Cantika 77 terbakar pada Senin (24/10) sekitar pukul 13.40 Wita. Kapal tersebut terbakar di sekitar perairan Tanjung Gemuk , Desa Afoan, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang saat dalam pelayaran dari Kupang menuju ke Kalabahi, Kabupaten Alor.

Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Tenau Kupang sekitar pukul 11.00 Wita dan hendak berlayar menuju ke Kalabahi, Kabupaten Alor. Namun setelah dua jam pelayaran, kapal tersebut terbakar.(lal)