Thailand Dilanda Banjir Akibat Hujan Deras, PM Perintahkan Percepat Bantuan untuk Korban

Thailand kembali mengalami hujan lebat akhir pekan lalu, dan banjir di banyak daerah meningkat.

NUSADAILY.COM – THAILAND - Thailand kembali mengalami hujan lebat akhir pekan lalu, dan banjir di banyak daerah meningkat.

Melansir chinanews.com, Perdana Menteri Thailand Prayut mengumumkan paket bantuan 23 miliar baht (sekitar RMB 434 juta) untuk membantu mereka yang terkena dampak banjir baru-baru ini.

Sejak 9 Oktober, sebagian besar wilayah Thailand telah diguyur hujan deras musiman, dan banyak daerah mengalami banjir besar, terutama di timur laut.

BACA JUGA :  Banjir di Kota Palopo Capai Ketinggian hingga 1,5 Meter

Prayut mengumumkan bahwa pemerintah akan mengalokasikan 23 miliar baht dari anggaran untuk tahun fiskal 2023 untuk meluncurkan rencana bantuan banjir dan rekonstruksi.

Namun, kata dia, ini hanya perkiraan awal, dan pemerintah masih belum bisa menentukan total pengeluaran program bantuan dan rekonstruksi banjir hingga unit terkait menyampaikan laporan kerusakan akibat banjir.

Menurut Kementerian Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand, hujan deras telah menyebabkan banjir di 29 provinsi di Thailand, mempengaruhi lebih dari 320.000 rumah tangga.

Di provinsi timur laut Ubon Ratchathani, ribuan desa terendam banjir dan hampir 20.000 orang dikirim ke 85 tempat penampungan sementara.

BACA JUGA :  Pemkab Malang Catat Ada Lima Kecamatan yang Diterjang Banjir Bandang Hingga Tanah Longsor

Gubernur Pulau Phuket mengatakan bahwa situasi banjir di berbagai distrik berbeda, dengan ketinggian air mencapai lutut di beberapa tempat dan setinggi pinggang di beberapa daerah.

Hujan deras juga menyebabkan tanah longsor di beberapa bagian Phuket, dan pemadam kebakaran masih membersihkan tempat kejadian.

Karena runtuhnya beberapa tiang listrik di sebelah jalan, pasokan listrik harus dihentikan selama perbaikan.(mdr3/lal)