Tak Suka Jadi Striker, Alasan Mbappe ‘Mengacau’ di PSG

Mbappe dikatakan mengacau di klub. Superstar PSG Kylian Mbappe (23) ingin pergi hanya enam bulan setelah perpanjangan kontrak di musim panas.

Tak Suka Jadi Striker, Alasan Mbappe ‘Mengacau’ di PSG
Kylian Mbappe membuat kekacauan di PSG. Foto: Getty Images/wallpaperspeed

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Berita yang tidak hanya mengguncang Paris. Superstar PSG Kylian Mbappe (23) ingin pergi hanya enam bulan setelah perpanjangan kontrak di musim panas.

Hal itu dilaporkan oleh beberapa media seperti Marca dan RMC. Juara dunia 2018 itu dikatakan tidak senang dengan perannya sebagai striker di PSG.

BACA JUGA: Mason Greenwood Ditangkap Lagi Atas Kasus Pemerkosaan,...

Seperti dilansir Bildsport, hal ini dilaporkan oleh surat kabar olahraga Prancis “L’Equipe”. Menurut pengungkapan, perilaku Mbappe telah lama menyebabkan perpecahan di dalam tim.

Oposisi besar dikatakan telah terbentuk, yaitu tidak menginginkan lagi juara dunia itu berada di klub.

Di bawah pimpinan Neymar (30), bintang PSG dari Brasil di sekitar kapten Marquinhos (28) dan pemain lainnya harus menghindar pemain Prancis itu. Dan bahkan mengisolasi dia.

Sepanjang musim, sering terjadi pertengkaran antara dua monster ego. Entah itu tentang penalti, operan, dan umpan silang, yang seringkali tidak seperti yang diharapkan salah satu bintang.

Sebagai contoh, pada pertandingan melawan Montpellier (5-2), di mana Kylian Mbappe gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-23. Neymar menyukai tweet yang mengkritik tendangan penalti dari Mbappe.

Bahkan di akhir musim lalu, ada semakin banyak laporan dari orang dalam bahwa Neymar dan Mbappe tidak lagi memiliki hubungan yang baik satu sama lain.

BACA JUGA: Kritikan Henry ke Mbappe: Jangan Egois-Bermainlah untuk Tim!

Pantas sata Neymar tidak menyukai Mbappe

Perilaku Mbappe dalam sesi latihan juga membuat marah banyak pemain.

“Suatu hari dia tiba di Camp des Loges, tersenyum, bercanda dan menyapa semua orang. Dan hari berikutnya dia tiba-tiba tanpa sepatah kata pun, dia tidak melihat ke siapa pun. Dan itu sudah terjadi sejak awal musim,” tulis sebuah sumber, seperti dilansir Bildsport.

Mbappe juga secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya di media sosial. Setelah skor 0-0 melawan Reims, Mbappe memposting cerita di Instagram dengan foto dirinya dan kata-kata “Hasil imbang, prtemuan hari Selasa.”

Story Instagram Mbappe. Gambar: instagramk.mbappe

Tetapi tagar yang dia letakkan di bawahnya jauh lebih menarik “pivotgang”, yang dikatakan beberapa media itu adalah sindiran untuk Christophe Galtier, pelatih PSG.

Latar belakang adalah, pelatih baru PSG itu memberikan sang superstar bermain terutama sebagai penyerang tengah, posisi yang tidak disukai Mbappe.

Pemain juara dunia itu melihat dirinya lebih sebagai pemain sayap kanan karena dia bisa menggunakan kecepatannya yang lebih baik di posisi itu. (jrm1/lna)