Sule Bicara soal ‘Tembok Besar’ Halangi Hubungan Rizky Febian dan Mahalini

Soal rencana pernikahan Rizky Febian, Sule tak mau banyak bicara. Sule ingin melihat Rizky Febian dan Mahalini menjalani semua sesuai dengan keinginan mereka.

Sule Bicara soal ‘Tembok Besar’ Halangi Hubungan Rizky Febian dan Mahalini
Rizky Febian dan Mahalini (Foto: instagram)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Hubungan asmara Rizky Febian dan Mahalini sudah terjalin cukup lama. Namun, ada sebuah 'tembok besar' yang menghalangi keduanya bersatu dalam ikatan pernikahan, yakni agama.

Sule, sebagai ayah Rizky Febian, tahu betul mengenai tembok besar yang menghalangi hubungan Rizky Febian dan Mahalini. Mengenai keyakinan keduanya yang berbeda, Sule mengembalikan hal ini kepada Rizky Febian dan Mahalini.

"Ya karena kan yang menjalani mereka. Ya biarkan saja itu menjadi urusan mereka," buka Sule saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Soal rencana pernikahan Rizky Febian, Sule tak mau banyak bicara. Sule ingin melihat Rizky Febian dan Mahalini menjalani semua sesuai dengan keinginan mereka.

"Ya itu nanti bicara mengenai hal tersebut kita lihat nanti saja kalau itu, pokoknya urusan itu ya diserahkan ke merekalah," jelas Sule lagi.

"Nanti mereka kan yang tahu sendiri konsekuensinya akan seperti apa gitu mengenai hal ini. Kita sebagai orang tua nggak bisa memaksakan untuk berpisah juga kan," ungkapnya lagi.

Sule rupanya sudah bertemu dengan kedua orang tua Mahalini di Bali. Namun, ia menegaskan masih belum ada pembicaraan apa pun soal rencana pernikahan putra-putri mereka.

"Nggak ada tanda-tanda, saya lihat nggak ada. Pas begitu lihat ada tanda nggak? Jadi biasa aja ngalir," kata Sule.

"Ya kita saling menitipkan satu sama lainlah menitipkan anaknya. Bapaknya Mahalini menitipkan sama Iky, sama saya juga di sini, kan juga harus bertanggung jawab karena ini kan anak saya," tutur Sule.

Usai pertemuan tersebut, Sule mendapatkan kesan tersendiri terhadap keluarga Mahalini. Sule memuji keluarga Mahalini.

"Saya bengong aja sih, unik, bahasanya lucu. Ya kesannya asyik, open minded, nggak repot, santai, kita sudah menganggap keluarga," pungkasnya.(eky)