Stok Vaksin Covid-19 DKI Jakarta Menipis, Hanya Tersisa di 5 Lokasi

Menurut Ngabila stok yang tersisa tinggal ratusan dosis jenis Sinovac dan Pfizer. Selain lima lokasi tersebut, fasilitas kesehatan tidak lagi melayani vaksinasi Covid-19.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Stok vaksin Covid-19 di DKI Jakarta menipis. Saat ini stok hanya tersedia di lima sentra pelayanan vaksin Covid-19 di Jakarta.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan lima lokasi yang masih melayani vaksin, yaitu Sentra vaksinasi LRT Jakarta, Puskesmas Kelapa Gading, Puskesmas Kramat Jati, Puskesmas Gambir, dan Puskesmas Jatinegara.

"Karena memang kondisinya saat ini hanya tinggal ratusan dosis menyebar se-Jakarta," kata Ngabila saat dikonfirmasi, Selasa (25/10).

BACA JUGA : Permintaan Vaksin Covid Tidak Pasti, Saham Novavax Merosot 20 Persen

Menurut Ngabila stok yang tersisa tinggal ratusan dosis jenis Sinovac dan Pfizer. Selain lima lokasi tersebut, fasilitas kesehatan tidak lagi melayani vaksinasi Covid-19.

Ia mengatakan fasilitas kesehatan sudah menyampaikan pengumuman terkait hal tersebut. Sementara itu, dari pantauan CNNIndonesia.com, aplikasi Jakarta Kini (JAKI) juga tak lagi menerima pendaftaran vaksinasi Covid-19.

"Mereka buat pengumuman, sementara tidak mengadakan layanan, tidak ada layanan sementara," ujar dia.

Ngabila mengatakan Dinkes DKI juga masih menunggu kiriman stok vaksin Covid-19 lagi dari Kementerian Kesehatan.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Resmi Luncurkan Vaksin Covid-19 IndoVac Hari Ini

"Intinya kami menunggu kiriman kembali dari Kemenkes terkait dengan ini, dan juga regulasi yang dapat menyesuaikan," tuturnya.

Ngabila berharap Kemenkes memberikan stok vaksin dari daerah lain yang penyerapannya tak optimal. Sebab, ia menyebut distribusi dan pemberian vaksin Covid-19 di Jakarta cukup tinggi.

"Kami juga berharap semoga kalau ada penyerapan yang kurang di provinsi lain bisa direlokasi dulu sementara ke Provinsi DKI Jakarta, karena memang kebutuhannya cukup tinggi," katanya.(lal)