Stadion Kanjuruhan Renovasi Total, Liga 1 Digelar 25 November

Kementerian PUPR memberi rekomendasi renovasi total Stadion Kanjuruhan hingga Liga 1 rencananya akan kembali digelar 25 November menjadi round-up Tragedi Kanjuruhan dalam 24 jam terakhir.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Kementerian PUPR memberi rekomendasi renovasi total Stadion Kanjuruhan hingga Liga 1 rencananya akan kembali digelar 25 November menjadi round-up Tragedi Kanjuruhan dalam 24 jam terakhir.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam kunjungan ke Stadion Kanjuruhan, Kamis (13/10), menyatakan pemerintah memutuskan untuk melakukan renovasi total usai melakukan audit.

"Kami harus mendesain lagi untuk rehab total, supaya bisa dimanfaatkan lagi agar tidak ada musibah lagi. Kalau begini saja, tidak layak. Dan jika tidak direhab, tidak boleh dipakai," kata Basuki dikutip dari Antara.

Basuki menjelaskan pembiayaan renovasi total Stadion Kanjuruhan akan menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam waktu dekat tim masih akan melakukan desain ulang Stadion Kanjuruhan.

BACA JUGA : Dua Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Sepakat untuk Lakukan Autopsi

"Mudah-mudahan desainnya selesai 3-4 bulan, kemudian baru bisa dimulai [renovasi total], 2023 kita mulai, karena ini sudah perintah Presiden Joko Widodo," kata Basuki.

7 Rekomendasi Perbaikan Stadion Kanjuruhan

Lebih lanjut Kementerian PUPR mengeluarkan tujuh rekomendasi sebagai perbaikan Stadion Kanjuruhan yang menjadi lokasi Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober. Dari tujuh rekomendasi itu, tiga di antaranya berhubungan dengan kecelakaan di Stadion Kanjuruhan.

"Pertama mengenai tangga-tangga tribune, terutama untuk tribune ekonomi yang biasanya tidak ada tangga langsung ke tempat duduk penonton. Kedua, pintu stadion tidak ada jarak dengan anak tangga dan elevasi tangganya juga terlalu curam, dan ketiga tidak ada pintu darurat, yang ada hanya pintu service yang tidak bisa diakses oleh penonton di tribune," kata Basuki.

Sementara itu empat rekomendasi lain untuk Stadion Kanjuruhan terkait dengan penerangan, kamar kecil, perimeter atau batas antara bangunan utama stadion dengan area parkir serta pagar pembatas.

Satgas Transformasi Sepak Bola Terbentuk

PSSI resmi membentuk tim task force atau satuan tugas (satgas) Transformasi Sepak Bola Indonesia yang didampingi FIFA, AFC, dan sejumlah pihak seperti Polri dan Kementrian PUPR.

Pembentukan ini telah disetujui oleh FIFA dan AFC dalam pertemuan di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (13/10). Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan Satgas Transformasi ini akan menjadi motor perubahan sepak bola Indonesia.

BACA JUGA : Anggota TNI yang Menendang Suporter di Tragedi Kanjuruhan Resmi Jadi Tersangka

Liga 1 Mulai 25 November

PSSI berencana melanjutkan kembali kompetisi Liga Indonesia pada akhir November 2022. Hal itu ditargetkan PSSI dalam rencana kerja bersama Tim Task Force Transformasi bentukan FIFA-PSSI.

Dalam rapat itu Satgas telah menyusun rencana kerja. Pertama, pada 17 Oktober Tim Task Force akan mengumumkan susunan keanggotaan yang menyertakan Interpol hingga United Nation (PBB), hingga terakhir kembali bergulirnya Liga 1.

Liga 1 direncanakan akan digelar secara normal pada 25-26 November. Soal laga Liga 1 ini, sifatnya masih tentatif alias masih bisa berubah jadwalnya tergantung dinamika yang terjadi ke depannya.

TGIPF Lapor Jokowi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan tugas Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan sudah rampung Kamis (13/10).

Mahfud mengatakan bakal menyerahkan laporan TGIPF Tragedi Kanjuruhan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (14/10) siang.(lal)