The Big Six Liga Inggris Mundur dari European Super League

  • Whatsapp
European Super League mendapatkan penolakan keras dari para fans. (Foto: Getty Images/Clive Brunskill)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – The big six Liga Inggris telah memberikan pernyataan resmi atas mundurnya mereka dari European Super League.

Perkembangan isu European Super League bergulir begitu liar sejak deklarasi, dengan kabar terbaru 6 klub Inggris mundur. European Super League pun angkat suara.

European Super League dideklarasikan pada Senin (19/4/2021) kemarin oleh 12 klub top Eropa. Separuhnya dari Inggris, yakni Manchester City, Manchester United, Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.

Italia punya tiga wakil, yakni Juventus, AC Milan, dan Inter Milan. Lalu tiga lainnya dari Spanyol, antara lain Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid.

Polemik besar muncul setelah itu. Kritik dan kecaman mengalir deras ke klub-klub tersebut, terutama ke para pemilik yang dinilai serakah, mata duitan, dan mengesampingkan para penggemar karena memutuskan ikut serta di kejuaraan tandingan Liga Champions ini.

UEFA dan FIFA selalu otoritas sepakbola Eropa dan dunia terang-terangan menolak pembentukan European Super League. Mereka mengancam klub-klub dan para pemain yang terlibat akan dikenakan sanksi tampil di kompetisi tingkat domestik, Eropa, atau dunia, termasuk terancam tak bisa membela tim nasional.

Derasnya penolakan membuat sejumlah klub berpikir ulang. Hingga pada Rabu (21/4), seluruh enam klub Inggris memastikan mundur dari kompetisi itu dengan Manchester City menginisiasi pergerakan.

Pihak European Super League pun mau tak mau mesti menangguhkan rencana. Mereka lantas mengeluarkan pernyataan bahwa saat ini tengah mengambil waktu untuk melakukan penyesuaian terhadap proyek tersebut.

“European Super League meyakini bahwa status quo sepakbola Eropa saat ini perlu berubah. Kami menawarkan sebuah kompetisi Eropa baru karena sistem yang saat ini berjalan tidak berhasil,” ungkap pernyataan tersebut.

“Proposal kami bertujuan untuk memungkinkan olahraga berkembang sembari menghasilkan sumber daya dan stabilitas untuk piramida sepak bola penuh, termasuk membantu mengatasi kesulitan keuangan yang dialami oleh seluruh komunitas sepak bola sebagai dampak dari pandemi.”

“Ini juga akan menyediakan pembayaran solidaritas yang meningkat secara material ke seluruh pemangku kepentingan sepakbola.”

“Terlepas dari pernyataan mundur klub-klub Inggris, dipaksa untuk mengambil keputusan-keputusan semacam itu karena tekanan pada mereka, kami yakin proposal kami sepenuhnya sejalan dengan hukum dan aturan-aturan Eropa sebagaimana ditunjukkan hari ini lewat keputusan pengadilan untuk melindungi Liga Super dari aksi-aksi pihak ketiga.”

“Mempertimbangkan situasi saat ini, kami harus mempertimbangkan langkah-langkah paling pantas untuk membentuk ulang proyek ini, dengan selalu mengingat bahwa tujuan kami adalah menawarkan pengalaman terbaik kepada para penggemar sambil meningkatkan pembayaran solidaritas untuk seluruh komunitas sepak bola.” (kal)