Selandia Baru Berkomitmen Ikuti Olimpiade Tokyo

  • Whatsapp
Jembatan Pelangi dihiasi lambang olimpiade pada perayaan 100 hari menjelang Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, Rabu (14/4/2021). Olimpiade Tokyo 2020 tertunda hingga tahun 2021 akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/wsj.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Komite Olimpiade Selandia Baru (NZOC) menyatakan komitmennya untuk mengikuti Olimpiade Tokyo tahun ini, mengikuti kemajuan dalam pengaturan keikutsertaan ajang olahraga di tengah pandemi.

Lebih dari 200 atlet diperkirakan akan mewakili Selandia Baru dalam Olimpiade Tokyo yang diselenggarakan pada 23 Juli-8 Agustus 2021. Ketua NZOC Mike Stanley mengatakan kepastian tersebut adalah tugas dari organisasi untuk membantu mereka mencapai impian.

Baca Juga

BACA JUGA : Tertawa Setelah Real Madrid Tersingkir, Eden Hazard Minta Maaf

“Kami berkomitmen penuh untuk Tokyo 2020. Perencanaannya berjalan dengan baik, dengan penyelenggara dan pihak berwenang Jepang berkomitmen untuk menyelenggarakan Olimpiade yang berbeda, namun tetap aman dan sukses,” kata Stanley dalam laporan Reuters, Kamis.

“Kami punya tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kinerja otoritas Jepang yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk merencanakan dan menerapkan langkah-langkah perlindungan. Yang terpenting, atlet kami telah berlatih ribuan jam untuk ini,” tambahnya.

Stanley, yang mewakili Selandia Baru pada Olimpiade Los Angeles 1984 untuk cabang olahraga renang, mengatakan NZOC sepenuhnya menyadari perlunya tindakan pencegahan yang efektif terhadap COVID-19.

Selandia Baru bulan lalu mulai memberikan vaksinasi kepada para atlet sebelum keberangkatan mereka.

BACA JUGA : De Gea dan Cavani Banjir Pujian Setelah Bantu MU Lewati Roma

“Selain langkah-langkah yang diberlakukan pada Tokyo 2020, NZOC punya protokol kesehatannya sendiri untuk memprioritaskan dan melindungi tim Selandia Baru,” ujar Stanley. 

“Sungguh luar biasa, kami sedang melakukan vaksinasi untuk tim dan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Selandia Baru atas dukungan mereka dalam hal ini, isolasi yang terkelola, serta saran dan pemantauan keamanan serta kesehatan umum,” pungkasnya. (int1)