Senin, September 20, 2021
BerandaSportPerjuangan Atlet Loncat Indah China Melawan Depresi

Perjuangan Atlet Loncat Indah China Melawan Depresi

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Atlet loncat indah China peraih empat medali emas Olimpiade, Shi Tingmao, mengikuti jejak bintang senam indah Amerika Serikat Simone Biles yang menyuarakan tentang kesehatan mental para olahragawan di Olimpiade Tokyo 2020, dengan mengungkapkan perjuangannya melawan depresi.

Shi baru saja meraih medali emas Tokyo untuk nomor papan 3m putri dan berlinang air mata sesudah penampilannya di Tokyo Aquatics Centre, sembari mengungkap bahwa ia sempat mempertimbangkan pensiun karena penurunan performanya tahun lalu.

“Saya harus benar-benar menjaga kondisi mental saya dan memastikan saya tidak mengalami depresi,” ujar Shi dalam konferensi pers pasca-kompetisi, pada komentar terbuka yang tidak biasa untuk para atlet China yang umumnya tak banyak bicara, dikutip dari laman AFP, Senin.

BACA JUGA : Kanada Melaju ke Final Usai Kalahkan Amerika Serikat 1-0

“Saya telah berkonsultasi dengan seorang psikiater atau psikolog yang sedikit membantu mengatasi beberapa tekanan mental menjadi atlet loncat indah yang kompetitif, berurusan dengan depresi, dan hal-hal semacam itu.”

Shi mengaku sempat mencapai titik terrendah, membuatnya terbersit menyerah melanjutkan karier di dunia olahraga, tetapi dia menambahkan bahwa “Saya sangat suka loncat indah dan saya menyadari bahwa tidak mungkin saya bisa menyerah.”

“Jadi untuk mencapai titik ini hari ini tidak mudah.”

Shi yang juga memenangi dua medali emas di Olimpiade Rio de Janerio 2016 mengungkapkan konflik internal yang harus dihadapinya.

“Ada dua sisi dalam diri saya yang terkait kondisi mental, saya yang benar-benar berjuang dengan satu sama lain,” ujarnya.

“Sebagian dari diriku mengatakan ‘Kamu peraih medali emas, kamu bisa istirahat, kamu bisa berhenti’. Bagian lain dari diriku mengatakan ‘kamu tidak boleh menyerah, kamu suka loncat indah’.”

BACA JUGA : Villarreal Terancam Lakoni Piala Super UEFA Tanpa Dani Parejo

Shi mengatakan dia tidak bertemu keluarganya selama 18 bulan akibat dedikasinya menjalani latihan.

“Saya yakin keluarga saya mengkhawatirkan saya, tetapi saya juga berharap, melalui layar, ketika kami bertemu, saya dapat berbicara dengan keluarga saya dan mengatakan bahwa mereka tidak perlu khawatir, semuanya baik-baik saja,” katanya.

Atlet lompat indah Billes datang ke Olimpiade Tokyo 2020 sebagai salah satu bintang yang menonjol, tetapi dia telah menarik diri dari serangkaian nomor dan mengakui bahwa dia perlu menjaga kesehatan mentalnya.

Itu terjadi beberapa minggu setelah atlet papan atas dunia lainnya, termasuk bintang tenis Jepang, Naomi Osaka mengambil istirahat setelah ia mengungkapkan bahwa ia mengalami depresi. (int1)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...