Pemain FIFA dari Jakarta Juara ePiala Indonesia 2021

  • Whatsapp
Juara ePiala Indonesia 2021 Moehamad Zulisar (kedua dari kiri) menerima trofi dari Wakil Sekretaris Jenderal PSSI Maaike Ira Puspita (kiri) di Jakarta, Sabtu (3/4/2021). (ANTARA/HO/PSSI)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pemain profesional gim FIFA asal DKI Jakarta Moehamad Zulisar berhasil menjadi juara turnamen gim sepak bola elektronik yang diselenggarakan PSSI, ePiala Indonesia 2021, setelah menaklukkan Fahmi Husaeni di partai final, Sabtu (3/4).

Dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Minggu, Zulisar menyebut bahwa keberuntungan menjadi salah satu faktor yang membuat dia menang di babak puncak yang berlangsung dalam dua leg tersebut.

Baca Juga

BACA JUGA : Manchester City di Ambang Juara Setelah Bekuk Leicester 2-0

Sebab, menurut pria yang akrab disapa Chanks itu, Fahmi adalah pemain yang bagus dan sulit ditaklukkan.

“Tantangan paling sulit itu dari segi ‘pressing’ Fahmi hebat sekali hari ini. Dia masih muda tapi permainannya hebat. Namun bisa dibilang saya sudah sangat mengenal Fahmi karena kami pernah satu tim,” kata Zulisar.

Moehamad Zulisar yang berhak atas hadiah juara Rp50 juta sempat tertekan dari Fahmi pada leg pertama final bermode FIFA Ultimate Team (FUT). Dia sempat tertinggal 0-2 sampai akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Chanks Menemukan Permainan Terbaik Saat Leg Kedua

Saat leg kedua, Chanks menemukan permainan bentuk permainan terbaik sehingga menang dengan skor 3-0. Zulisar yang mengaku tampil gugup pada leg pertama pun menang agregat 5-2.

Dia lalu mengutarakan harapan ePiala Indonesia 2021 digelar secara rutin.

“Terima kasih kepada PSSI yang telah membuat turnamen ini. Saya rasa turnamen seperti ini harus rutin dilakukan demi pembinaan serta banyaknya antusiasme pemain ‘eFootball’. Pemain-pemain di Indonesia saya kira kualitasnya tidak kalah dengan pemain luar negeri,” kata Zulisar.

Sementara Fahmi Husaeni, yang sebagai ‘runner up’ membawa pulang uang sebesar Rp20 juta, menyadari bahwa dirinya telah melakukan kesalahan dengan menganggap remeh Zulisar.

“Hasil pertandingan ini sedikit karma untuk saya karena terlalu sombong,” pemain asal Banten yang dikenal pula dengan nama Hussain tersebut.

ePiala Indonesia 2021 merupakan turnamen gim sepak bola FIFA resmi pertama di Tanah Air.

BACA JUGA : Laga 8 Besar Piala Menpora, Persib Siap Lawan Siapapun

Kompetisi itu digelar dengan sistem gelembung, untuk mencegah penyebaran COVID-19, pada 1-3 April 2021 di Jakarta.

PSSI menyebut bahwa ePiala Indonesia 2021 menjadi ajang untuk memilih pemain-pemain berbakat yang rencananya akan memperkuat tim nasional eFootball Indonesia di ajang FIFA eNation Cup 2021. (int1)