Louvre Surabaya Dulang Pengalaman di Antara Kesulitan Musim IBL 2021

  • Whatsapp
Ekspresi kecewa bintang Louvre Dewa United Surabaya Jamarr Andre Johnson seusai timnya menelan kekalahan dari Satria Muda Pertamina Jakarta dalam gim kedua semifinal Divisi Merah IBL 2021 di Mahaka Square Arena, Jakarta, Minggu (30/5/2021). (HO/IBL/Hari Purwanto)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pelatih kepala Louvre Dewa United Surabaya Andika “Bedu” Saputra menyatakan ia dan timnya mendulang banyak pengalaman penting di antara kesulitan yang mereka alami sepanjang musim IBL 2021.

Perjalanan Louvre musim ini harus berakhir setelah menelan kekalahan 67-91 dari Pelita Jaya Bakrie Jakarta dalam gim kedua semifinal Divisi Merah, membuat mereka tersingkir dengan skor seri 0-2.

Baca Juga

BACA JUGA : Trae Young Bawa Hawks Ungguli Sementara Knicks 3-1

“Selamat untuk Pelita Jaya masuk ke grand final. Kami Louvre Dewa United Surabaya untuk musim ini finis di empat besar,” kata Bedu dalam jumpa pers virtual selepas laga.

“Banyak pelajaran, banyak pengalaman yang berharga musim ini, buat kami dan terutama para pemain-pemain muda,” ujarnya menambahkan.

Musim Kedua Diwarnai Banyak Kesulitan

Bedu menilai musim kedua Louvre di IBL, setelah musim lalu harus rampung lebih awal karena pandemi COVID-19, sebagai musim yang diwarnai banyak kesulitan.

“Di awal ketika persiapan kami sudah bagus, banyak terganggu cedera. Sandy (Febiansyakh) juga di gelembung musim reguler. Kami masuk playoff juga harus bersusah payah, tidak bisa menggantungkan nasib hasil tim lain,” ujarnya.

“Ketika kami masuk playoff pun, kami cuma punya sedikit pemain berpengalaman, tapi saya cuma mau bilang bahwa kerja keras itu pasti akan membuahkan hasil.

“Saya bilang ke pemain tadi, oke kita selesai musim ini, tapi buat sebuah tim yang baru dua tahun di liga profesional, lantas bisa masuk playoff itu artinya kita gak boleh berhenti,” tutupnya.

Louvre mengakhiri fase reguler IBL 2021 sebagai tim peringkat kedua klasemen Divisi Merah, lantas mampu bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan KAI Bima Perkasa Jogja dalam putaran pertama playoff.

BACA JUGA : Tim Futsal Kalbar Cari Bibit Pemain Lewat “Trofeo Futsal Putri 2021”

Sayangnya, di semifinal Louvre kalah dua gim langsung dari Pelita Jaya, melanjutkan tren buruk dua kekalahan di musim reguler melawan tim yang sama.

Di sektor penghargaan individual, bintang Louvre Jamarr Andre Johnson mengawinkan gelar Pemain Terbaik (MVP) dengan Pemain Bertahan Terbaik IBL 2021 sedangkan Kevin Moses Poetiray menyabet anugerah Pemain Paling Berkembang. (int1)