Senin, September 26, 2022
BerandaSportLeclerc Akan Start dari Posisi Paling Belakang di GP Rusia

Leclerc Akan Start dari Posisi Paling Belakang di GP Rusia

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pebalap Ferrari Charles Leclerc akan start Grand Prix Rusia dari posisi paling belakang menyusul pergantian power unit, demikian tim asal Italia itu mengonfirmasi pada Rabu.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Ferrari mengatakan mereka akan membawa sistem hybrid yang diperbarui di Sochi, terutama sebagai uji coba untuk proyek mobil 2022 mereka.

“Upaya yang sangat besar telah dilakukan untuk ini, baik secara teknis maupun logistik, dan segera setelah kami dapat menggunakannya, pengenalannya akan mengejutkan para pebalap,” kata Ferrari dikutip Reuters, Rabu.

BACA JUGA : Gagal Geser De Gea, Dean Henderson Ingin Dipinjamkan pada Januari

“Charles akan menjadi yang pertama menguji sistem hybrid baru itu. Keputusan ini merupakan tindakan pencegahan yang berkaitan dengan potensi risiko penggunaan baterai yang rusak dalam kecelakaan GP Hungaria.

“Di Sochi, Leclerc akan mendapatkan power unit baru dan oleh karena itu akan start dari posisi paling belakang di grid.”

Ferrari mengatakan keputusan terhadap mobil Sainz akan dibuat menyusul evaluasi dari tingkat kompetitif dan dampak dari penalti tersebut.

BACA JUGA : GP Rusia Peluang Besar Bagi Hamilton Kunci Kemenangan ke-100

Tim Italia itu sedang bertarung dengan McLaren dalam perebutan peringkat tiga konstruktor F1 musim ini.

McLaren meraih finis 1-2 di Monza setelah Daniel Ricciardo mempersembahkan kemenangan pertama bagi tim itu sejak 2012. Mereka kini 13,5 poin unggul atas Ferrari. (int1)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

13 Orang Tewas dalam Penembakan di Sekolah Rusia, Pelaku Bunuh Diri!

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Jumlah korban jiwa dalam penembakan massal di sebuah sekolah di Rusia terus bertambah. Sejauh ini, sudah 13 orang dinyatakan tewas...