Kisah Pebulu Tangkis I Komang Sandy Wijaya, Antar Atletnya Lolos Final Kejuaraan Amerika

  • Whatsapp
Kisah Pebulu Tangkis I Komang Sandy
I Komang Sandy Wijaya (kiri) memberikan pengarahan kepada anak asuhnya di New Jersey.Foto: Ist/nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM-SURABAYA- Kisah Pebulu Tangkis I Komang Sandy Wijaya belum berakhir. Kini, pebulu tangkis asal Surabaya tersebut menginjakkan kakinya di Amerika Serikat.

BACA JUGA: Perusahaan Coklat Mewah Godiva Tutup Semua Gerai di AS – Imperiumdaily.com

BACA JUGA: Kapolda Jatim Resmikan Gedung Bulu Tangkis Tangguh Semeru – Nusadaily.com

Di Negeri Paman Sam, dia bergabung dengan International Badminton Centre di New Jersey. Komang menjabat tugas rangkap, sebagai atlet dan juga pelatih.

Sebagai atlet, Komang sudah kenyang pengalaman. Dia sudah merasakan kerasnya persaingan bukan hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri.
Di dalam negeri, Komang bertarung dalam sirkuit nasional (sirnas). Dengan membela klub Wima, Surabaya, hasil yang dipetiknya tidak mengecewakan. Komang mampu menembus final dalam Sirnas Bandung dan Makassar.

”Terakhir di Indonesia menjadi semifinalis Indonesia International Challenge di Surabaya 2013,” ungkap Komang, Senin (25/1/2021).

Padahal ketika itu, dia baru saja menjadi lawan tanding di beberapa negara Asia dari Malaysia, Filipina, hingga India. Setelah itu, Komang berpetualang ke Eropa. Dua negara, Republik Ceko dan Swiss.

”Saya pernah berlaga di kompetisi di Repubik Ceko membela klub Trencin dan Sokol Dobruska. Sedangkan di Swiss, saya membela CBA,” kisah Pebulu Tangkis I Komang Sandy Wijaya.

Penampilannya yang apik di benua putih itu akhirnya membuat Badminton International Centre terpikat. Pada 2014, klub itu ingin memakai jasa dan menerima ilmu yang dimiliki Komang.

”Sampai sekarang, saya tidak berpindah klub. Sudah terlanjut betah,” ujar Komang.

Tangan dingin Komang sebagai pelatih sudah membuahkan hasil. Salah satu anak asuhnya mampu menembus final tunggal putri di bawah usia 15 tahun (U-15) kejuaraan nasional AS.

Namun, itu tak membuat Komang yang kelahiran Surabaya 11 Desember 1989 tersebut. Mantan partner Riky Widianto, pebulu tangkis Indonesia yang pernah masuk 10 besar dunia ganda campuran itu, ingin melahirkan atlet AS yang bisa berlaga di Kejuaraan Dunia.(cak)