Kamis, Mei 26, 2022
BerandaSportDi Eropa Persiapkan Sepak Bola Tertutup, PSSI Tak Mau Meniru

Di Eropa Persiapkan Sepak Bola Tertutup, PSSI Tak Mau Meniru

NUSADAILY.COM-JAKARTA – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan menunggu hingga akhir Mei soal kelanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia. Ia tak ingin mengambil keputusan terburu-buru di masa pandemi COVID-19 ini.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Sehingga menurut saya pilihan menunggu status darurat bencana ini sampai akhir Mei adalah pilihan yang paling realistis saat ini,” ujar Iriawan saat dikonfirmasi, Sabtu 25 April 2020.

Sebelumnya, sejumlah pihak mengusulkan agar PSSI dan PT LIB melanjutkan kompetisi. Dengan syarat tanpa dihadiri penonton. Usulan waktunya adalah Juli nanti. Salah satu yang mengusulkan adalah Persib Bandung.

Beberapa pertimbangan dalam usulan itu adalah, agar ada aktivitas klub serta pertanggungjawaban kepada sponsor.

Opsi melanjutkan kompetisi tanpa penonton menjadi pertimbangan di beberapa negara di Eropa. Misalnya Inggris, Italia, Spanyol, dan Prancis. Sementara di kawasan Asia, Korea Selatan dikabarkan akan jadi negara pertama yang akan melakukannya.

Namun soal kemungkinan diterapkan di Indonesia, Iriawan menyebut hal itu sangat sulit. Ia memandang fanatisme suporter dalam mendukung tim kebanggaannya terlampau tinggi. Mereka akan nekat datang meski berada di luar stadion.

“Saya pikir Indonesia belum akan mencontoh negara-negara lain yang melakukan itu tertutup. Contoh pertandingan yang diputuskan digelar tanpa penonton dan sudah disosialisasikan jauh-jauh hari saja, masih didatangi oleh ribuan fans,” katanya.

“Mereka rela mendukung tim kesayangannya dengan hanya bernyanyi di luar stadion tanpa bisa melihat pertandingan itu sendiri,” dia menambahkan.

Bisa jadi, Ketua Umum PSSI merujuk pertandingan antara Arema dan Persebaya di Blitar, Jatim, beberapa waktu lalu. Meski laga digelar tanpa penonton, kedua kubu suporter membanjir Kota Blitar. Bahkan kerusuhan antar dua suporter pecah.

Paradoks dengan PSBB

Di satu sisi, sejumlah daerah juga telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika tetap dilanjutkan meski tanpa penonton, ia khawatir hal itu jadi bumerang.

“Ada kekhawatiran kalau PSSI tetap memutar liga dengan tanpa penonton, para fan tetap akan datang berkerumun, dan itu menyalahi sosial distancing yang sedang dijalankan pemerintah,” kata dia. (yos)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Juara! AS Roma Petik Buah Manis Kerja Keras Selama Semusim

NUSADAILY.COM - JAKARTA - AS Roma menjuarai UEFA Conference League 2021/2022. Giallorossi disebut memetik buah manis sudah bisa bekerja keras dengan baik selama semusim. Saat...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily