Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaSportAdanya Aturan Baru, Allardyce Merasa Brexit Persulit West Brom Rekrut Pemain

Adanya Aturan Baru, Allardyce Merasa Brexit Persulit West Brom Rekrut Pemain

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Sam Allardyce menyebut aturan baru yang muncul akibat Brexit telah berdampak buruk kepada pilihan-pilihannya dalam merekrut pemain baru agar West Brom tetap bercokol di Liga Premier.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

The Baggies terpaksa membatalkan tiga kesepakatan transfer setelah para pemain yang hendak direkrut tidak bisa memenuhi syarat izin kerja.

BACA JUGA: Arsenal Lanjutkan Tren Positif, Cukur Habis West Brom 4-0- Nusadaily.com

Kini warga negara Eropa yang datang ke Inggris mesti memenuhi kriteria kualifikasi berbasis poin setelah periode transisi keluarnya Inggris dari Uni Eropa berakhir 31 Desember lalu.

Poin akan diberikan untuk kehadiran internasional tim senior dan muda, kehadiran klub dan asal klub yang menjual pemain.

BACA JUGA: Sepak Bola Persatukan JMR dengan Polres Malang – Javasatu.com

“Saya menemukan tiga pemain yang sudah siap yang bisa datang ke sini dan mereka tak diizinkan. Memalukan,” kata Allardyce seperti dikutip AFP.

“Gara-gara regulasi baru dalam soal izin, mereka menjadi tak bisa datang ke negeri ini, padahal sebelumnya mereka bisa. Saya mesti mencermati itu dan memikirkan ‘bisakah dia memenuhi kualifikasi?”

BACA JUGA: Bayern Tutup 2020 dengan Status Pemuncak Klasemen – Imperiumdaily.com

“Itu membuat hidup agak sedikit menyulitkan. Ini sama sekali bukan soal pandemi, ini karena perubahan aturan akibat kesepakatan Brexit,” sambung Allardyce.

Allardyce hanya memungut satu poin dari empat laga pertamanya setelah menukangi West Brom setelah West Brom dilumar Arsenal 0-4 empat hari setelah dibabat 0-5 oleh Leeds.(eky)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Nasib Putin di Invasi ke Ukraina, Ibarat Maju Kena Mundur Kena

NUSADAILY.COM –KHARKIV - Perang Rusia di Ukraina yang berkepanjangan dinilai telah menjadi bumerang bagi Presiden Vladimir Putin. Pemimpin itu disebut kini 'tersandera' dalam konflik...