Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususAdam Adhe, Guru Ngaji Asal Kota Malang Cetak Banyak Prestasi di Cabang...

Adam Adhe, Guru Ngaji Asal Kota Malang Cetak Banyak Prestasi di Cabang E-Sport

NUSADAILY.COM – MALANG – Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Cabang olahraga digital atau yang akrab dikenal e-Sport menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak kalangan terutama kaum milenial. Terutama, bagi pecinta game online maupun mobile game.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Belakangan, sejumlah anak muda turut aktif dalam kegiatan e-Sport ini, bahkan sudah menelurkan atlet. Kekinian, dalam gelaran PON XX Papua 2021, lima divisi game yang masuk dalam eksibisi, yakni Mobile Legend, Free Fire, PUBG Mobile, Pro Evolution Soccer (PES) 2021, dan Loka Pala yang merupakan game mobile besutan anak bangsa sendiri.

Tak mau kalah, Kota Malang juga memiliki banyak milenial potensial, yang saat ini juga memiliki atlet e-Sport yang berkutat dalam PES, yakni Adam Adhe H. Asmorokondi. Pria yang berprofesi sebagai guru mengaji tersebut menggeluti hal ini sejak dua tahun lalu.

BACA JUGA: E-Sport Makin Eksis, Wali Kota Malang Beri Dukungan Penuh

“Sejak kecil, saya memang suka main game, utamanya PES. Ketika sudah besar, coba main terus dan ikut beberapa kompetisi,” terang pria berusia 24 tahun tersebut.

Meski masih baru dua tahun, Adam sudah berhasil membawa nama Kota Malang dalam kompetisi internasional. Bulan lalu, ia mewakili Kota Malang dalam kompetisi tingkat Asia.

“Alhamdulilah, saya lolos series tiga, mewakili Jawa Timur dan Kota Malang,” imbuh dia.

Terbaru, Adam juga berhasil masuk dalam delapan besar Pra PON XX dan berhasil mewakili Jawa Timur.

“Perwakilan Jawa Timur ada dua, saya dengan rekan dari Mojokerto. Namun, kami kalah dengan Jawa Barat,” imbuh dia.

Hal tersebut justru membuat Adam semakin termotivasi untuk mencetak prestasi pada hobi yang dicintainya tersebut.

“Kalau memang ada jalan rezekinya disitu, ya Insya Allah akan saya jalani semaksimal mungkin. Sebab, sudah banyak atlet e-sport yang berhasil,” tandas dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memberikan dukungan penuh terhadap olahraga digital tersebut. Apalagi, banyak potensi dan peluang untuk mencetak atlet baru, meski masih banyak tantangannya.

“Untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi, tidak mudah. Tidak segampang membalikkan telapak tangan. Kita harus menata semua dengan baik,” ujar Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji.

Menurut dia, ada sejumlah kegiatan maupun komunitas untuk mewadahi para atlet e-sport tersebut.

BACA JUGA: Penutupan Ekshibisi Esport PON Papua Capai 7,7 Juta Penonton Virtual

“Induk organisasi e-sport yang sah harus ada. Kemudian, ada pelatihan khusus untuk para atlet,” kata dia.

Selain itu, hal terpenting adalah menggelar kejuaraan untuk para atlet Kota Malang. Sehingga, bakat mereka terasah sepenuhnya di ajang resmi.(nda/lna/adv)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily