Soal Kasus Mafia Tanah Mongonsidi, Hesty: Kalau Mabes Polri Masih Main Main, Kami Akan Kemah di Istana Negara

Korban mafia tanah Hesty Helena Sitorus berharap Mabes Polri kbususnya Divisi Propam mampu menuntaskan kasus yang dilaporkan.

Soal Kasus Mafia Tanah Mongonsidi, Hesty: Kalau Mabes Polri Masih Main Main, Kami Akan Kemah di Istana Negara

NUSADAILY.COM-MEDAN- Korban mafia tanah Hesty Helena Sitorus berharap Mabes Polri kbususnya Divisi Propam mampu menuntaskan kasus yang dilaporkan.

 " Ada dua kasus yang sedang ditangani Divisi Propam Mabes Polri. Pertama kasus mafia tanah Jalan Mongonsidi III Kelurahan Anggrung Medan Polonia dan kasus penganiayaan oknum Polwan Polrestabes Medan terhadap saya," ungkap Hesty kepada Nusadaily.com, Jumat (21/10/2022).

 " Saya berharap kasus kasus yang saya laporkan itu tuntas di tangan Mabes Polri," tegas Hesty didampingi  salah seorang saksi Marintan Gultom.

 Menurut Hesty yang merupakan anak buah Wali Kota Medan Bobby Nasution ini, jika Mabes Polri tidak juga mampu menuntaskan kasus yang dilaporkannya, maka dia akan melakukan aksi kemah di depan Istana Negara Jakarta.

 " Aksi kemah akan saya jalankan sampai bisa bertemu langsung dengan bapak Jokowi. Kalau bertemu dengan Bapak Jokowi saya akan laporkan semuanya. Termasuk para oknum Polri yang terlibat dalam praktik mafia tanah," paparnya.

 Menjawab pertanyaan Hesty membenarkan pihak penyidik Divisi Propam Mabes Polri sudah mewawancarinya (BAP) dan sejumlah saksi di Mako Brimob Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

  " Pemeriksaan yang berlangsung Kamis tanggal 20 Oktober 2022 berjalan lancar. Dan kita sudah jelaskan semuanya termasuk bukti bukti yang ada juga kita serahkan," jawabnya.

 " Kalau tak juga tuntas, kami akan kemah di depan istana negara," ancamnya berkali kali.(mar)