Skandal Lagi! Balotelli Acungkan Jari Tengah ke Arah Suporter Lawan

Bukan Balotelli jika tidak tersandung skandal di sepakbola. Pemain sepak bola asal Italia itu tidak sedikit membuat heboh jagad sepak bola, bukan hanya prestasi, namun juga sensasi.

Skandal Lagi! Balotelli Acungkan Jari Tengah ke Arah Suporter Lawan
Soccer Bad Boy, Balotelli. Foto: Getty Images

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Mario Balotelli (32) sekali lagi menunjukkan reputasinya sebagai “anak nakal sepakbola!”

Kali ini, striker Italia itu menghadapi fans FC Basel, ia mengacungkan jari tengahnya ke arah tribun pendukung FC Basel.

Hal itu terjadi pada pertandingan Liga Super Swiss yang mempertemukan antara klub yang dibela Balotelli saat ini, FC Sion melawan Basel Minggu (6/11) dengan hasil akhir 0-0.

BACA JUGA : Barcelona Tantang Manchester United di Playoff Liga Europa

Mantan pemain tim nasional Italia itu telah menjadi striker untuk FC Sion di liga Super Swiss sejak awal musim ini.

Selama pertandingan hari Minggu kemarin berlangsung, dia tanpa ampun diprovokasi oleh fans tim tuan rumah. Bahkan saat dia sedang dirawat karena cedera sesaat sebelum dia ditarik keluar pada menit ke-63.

Kemudian dia kehilangan kesabarannya setelah provokasi. Balotelli tampak menunjukkan jari tengahnya ke arah pendukung Basel.

Gambar di TV lokal yang menyiarkan pertandingan, menangkap adegan tersebut. Namun, jari Balotelli tampak tersembunyi sehingga wasit dan asisten wasit tidak menyadari hal yang dilakukan Balotelli tersebut, seperti dilansir Sport Bild.

Balotelli terekam kamera mengacungkan jari tengah ke tribun suporter Basel. Foto: Getty Images

Saat ditarik keluar, Balotelli diiringi banyak sekali siulan dari blok tribun pendukung Basel. Namun kali ini, dia bereaksi dengan dingin, ia hanya tersenyum.

BACA JUGA : Alami Cedera, Fans Argentina Khawatir Terhadap Messi

Balotelli adalah pemain yang emosional

Pemain asal Italia itu dikenal karena sifat pemarahnya dan memiliki banyak skandal  selama karirnya sebagai pemain sepak bola professional.

Mantan pelatihnya Jose Mourinho (56) pernah mengungkapkan sebuah anekdot dalam sebuah wawancara tentang mantan anak didiknya tersebut (keduanya bersama di Inter Milan dari 2008 hingga 2010).

“Di babak pertama, saya menghabiskan 14 dari 15 menit berbicara dengannya. ‘Mario, saya tidak bisa menggantikan Anda. Saya tidak punya penyerang di bangku cadangan. Tolong jangan sentuh lawan, fokus saja pada bola. Ketika kehilangan bola, seseoranag memprovokasi Anda atau wasit membuat kesalahan, jangan bereaksi.’ Namun kemudian, pada menit ke-46 dia mendapat kartu merah,” Mourihno bercerita.(jrm1/lal)