Singapura Bakal Bangun Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Shenton Way

Gedung pencakar langit ini akan dirancang oleh Skidmore, Owings & Merrill (SOM), arsitek Amerika Serikat yang ada di belakang gedung tertinggi dunia Burj Khalifa Dubai.

Singapura Bakal Bangun Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Shenton Way
Ilustrasi gedung-gedung di Singapura. (Foto: tpsdave/Pixabay)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Singapura bakal punya gedung pencakar langit tertinggi. Rencananya, gedung tersebut akan dibangun dengan tinggi sekitar 305 meter di Shenton Way.

Menara yang dikenal dengan nama 8 Shenton Way ini akan dijadikan sebagai gedung perkantoran, hotel, dan 34 lantai khusus untuk apartemen atau hunian mewah. Pembangunannya ditargetkan bisa selesai pada 2028.

Gedung pencakar langit ini akan dirancang oleh Skidmore, Owings & Merrill (SOM), arsitek Amerika Serikat yang ada di belakang gedung tertinggi dunia Burj Khalifa Dubai.

BACA JUGA : Wisatawan Terus Bertambah, Okupansi Hotel Ikut Meningkat

Perusahaan arsitek ini pun telah meluncurkan desain terbarunya untuk 8 Shenton Way yang terinspirasi dari hutan bambu. Oleh karenanya, proyek ini akan dibangun dengan cakupan 107.000 kaki persegi ruang hijau dengan tanaman yang dipilih secara khusus untuk menarik perhatian burung dan kupu-kupu.

Pasalnya, area hijau ini didesain untuk dapat diakses oleh seluruh penghuni menara tersebut.

"Kami ingin menciptakan tempat yang nyaman, di mana orang ingin berada di sana dan tetap sehat," kata Kepala Desain SOM Nic Medrano, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (29/10).

SOM menekankan bahwa 8 Shenton Way di Singapura akan menjadi salah satu gedung pencakar langit 'paling berkelanjutan' di Asia. Menara ini diklaim hanya akan mengonsumsi energi sebanyak 55 persen daripada yang dibutuhkan.

Mitra desain SOM Mustafa Abadan mengatakan penghematan energi dilakukan melalui kombinasi bangunan seperti fasad yang terbuat dari terakota, bambu yang diperkuat, dan kaca hemat panas.

Sirip horizontal dan vertikal yang membentang di sepanjang eksterior menara itu akan didesain seapik mungkin untuk menghindari sinar matahari masuk, sehingga dalam bangunan tetap dingin.

BACA JUGA : Waspada! 8 Hal yang Menyebabkan Koper Hilang di Bandara

Menara ini juga akan terhubung ke sistem pendingin distrik kota, jaringan pipa bawah tanah yang mendorong air dingin ke unit AC gedung untuk mengurangi pemakaian listrik.

"Itu adalah hal-hal yang digabungkan menjadi bangunan paling berkelanjutan dalam skala ini di Singapura," kata Abadan kepada CNN saat konferensi pers.

Pembangunan 8 Shenton Way akan dilakukan di kawasan yang saat ini dikenal sebagai AXA Tower dengan luas 1,6 juta kaki persegi. Proses pembongkaran bangunan yang dibangun pada 1986 tersebut akan dimulai, tapi gedung baru akan tetap menggunakan pondasi yang sudah ada untuk menghemat biaya.(rws/lna)