Sinergitas Polda Sumut bersama Stakeholder Jaga Kamtibmas Sumut Kondusif

Polda Sumut Bersama Kodam I BB, Kejati Sumut dan Pemprov Sumut Menggelar Apel Sinergitas dalam rangka menjaga kamtibmas Sumut Kondusif, Kamis (15/12).

Dec 16, 2022 - 13:38
Sinergitas Polda Sumut bersama Stakeholder Jaga Kamtibmas Sumut Kondusif

NUSADAILY.COM-MEDAN- Polda Sumut Bersama Kodam I BB, Kejati Sumut dan Pemprov Sumut Menggelar Apel Sinergitas dalam rangka menjaga kamtibmas Sumut Kondusif, Kamis (15/12).

 

Apel yang digelar di Aula Tribrata dipimpin Wakapolda sumut Brigjen Pol Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si yang turut dihadiri Kasdam I/BB, Kadishub Prov. Sumut, Aspidum Kejati Sumut, Kapolres/ta/tabes jajaran dan Pemko/kab dan Kejari jajaran.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sumut menyampaikan untuk mewujudkan Indonesia sejahtera maka perlu memantau iklim investasi, kegiatan bisnis, belanja negara, rumah tangga dan yang tidak kalah penting yaitu keamanan 

 

Provinsi Sumatera Utara sendiri memiliki demografis yang sangat unik dengan jumlah penduduk yang banyak serta suku dan budaya yang beraneka ragam, begitu juga pada sumber daya alam yang harus diolah dengan baik

 

"Sumut juga memiliki destinasi super prioritas yang merupakan aset paling tinggi di bidang pariwisata, di mana ada event besar pada awal Februari yaitu F1H2O yang merupakan agenda Internasional yang dapat mengangkat wilayah Sumut di level Internasional", ujar Brigjen Dadang

 

Lanjut, Brigjen Dadang mengatakan, tantangan ke depannya tidak semakin mudah yaitu Pemilu tahun 2024 dengan kerawanan terjadinya money politic, black campaing dan polarisasi yang menyebabkan perpecahan. 

 

Selain itu, Provinsi Sumut juga menjadi peringkat 1 penyalahgunaan Narkoba terbanyak di Indonesia. Radikalisme, intoleransi dan terorisme juga berpotensi terjadi 

 

"Untuk menghadapi setiap permasalahan tersebut diperlukan sinergi dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi dan kerja sama serta mengesampingkan ego sektoral", tegas Brigjen Dadang

 

"Memasuki momen Natal dan Tahun Baru harga pangan kemungkinan dapat meningkat. Oleh karena itu sesuai petunjuk bapak Gubernur satgas pangan sudah dapat mengantisipasi hal tersebut. Seluruh stake holder harus bekerja sama dalam menjaga kondusivitas dan harkamtibmas wilayah Sumut," pungkasnya.(mar)