Simak! Ini Penanganan Pertama Anak saat Demam, Jangan Buru-buru Dikasih Obat

Jangan buru-buru beri obat saat anak mengalami demam. Orang tua bisa terlebih dahulu melakukan penanganan pertama pada anak demam sebelum memberikan obat.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Jangan buru-buru beri obat saat anak mengalami demam. Orang tua bisa terlebih dahulu melakukan penanganan pertama pada anak demam sebelum memberikan obat.

Anak yang tiba-tiba demam tentu bikin orang tua khawatir. Apalagi kalau anak terlihat gelisah dan merasa tak nyaman.

Namun, tak semua demam anak harus diatasi dengan obat. Demam pada dasarnya merupakan mekanisme alami tubuh yang tengah berjuang melawan patogen (virus atau bakteri) yang menyerang.

"Sebenarnya batuk dan pilek [penyebab demam] itu enggak butuh obat," ujar Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso, Selasa (18/10).

BACA JUGA : Instruksi dari Kemenkes Setop Sementara Konsumsi Obat Sirop Masih Berlaku hingga saat Ini

Piprim mengatakan proses demam pada anak tak melulu harus diatasi dengan obat. Apalagi jika orang tua hanya menggunakan sembarang obat yang tersedia di warung.

"Terlebih dahulu, upayakan dahulu tanpa obat," ujar Piprim.

Senada, dokter spesialis anak Angga Wirahmadi mengatakan bahwa sebelum memberikan obat, orang tua sebaiknya terlebih dahulu mencari tahu penyebab demam.

Penanganan Pertama saat Anak Demam

Angga mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua agar membuat anak yang sedang demam menjadi lebih nyaman.

Berikut penanganan pertama demam saat anak demam yang bisa dilakukan orang tua di rumah.

1. Berikan cairan yang cukup

Hal pertama yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan memberikan asupan cairan yang cukup pada anak.

"Pertama, berikan cairan yang cukup dengan cara memberikan minum sering-sering dalam jumlah sedikit pada anak," ujar Angga, Rabu (19/10).

BACA JUGA : Kemenkes Larang Masyarakat Tak Konsumsi Obat Sirop Meskipun Sudah Dibeli

Mengutip Medical News Today, dalam kondisi demam, anak membutuhkan banyak cairan. Orang tua mungkin perlu usaha ekstra untuk menambah asupan cairan anak.

Selain melalui air mineral, Anda juga bisa menambah asupan cairan anak melalui air kaldu dalam semangkuk sup atau jus buah. Hindari penggunaan gula demi mendapatkan manfaat maksimal.

Sementara bagi anak yang masih menyusui, ibu bisa memberikan asupan ASI secara langsung.

2. Kompres hangat

Kompres hangat pada dahi juga bisa jadi salah satu cara alami menurunkan demam pada anak.

Dokter umum Ullia Rahmatika mengatakan bahwa saat demam, anak akan mengalami sakit kepala. Kompres hangat diperlukan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut.

"Kompres hangat dapat membuat pembuluh darah lancar. Suhu tubuh pun jadi menurun dengan kompres hangat," ujar Ullia, Kamis (20/10).

Secara garis besar, kompres hangat berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah, melancarkan aliran darah, hingga meredakan ketegangan pada otot.

BACA JUGA : Ada 15 Obat Sirup yang Mengandung Etilen Glikol

Selain itu, kompres hangat juga membuat anak jadi lebih nyaman untuk beristirahat.

3. Gunakan pakaian tipis

Biasanya, orang tua akan segera menyelimuti anak yang tengah mengalami demam. Cara itu dilakukan agar anak berkeringat dan membantu suhu tubuhnya menurun.

Padahal, cara tersebut tak sebenarnya tepat. Alih-alih menutupi tubuh anak dengan kain yang tebal, orang tua justru perlu menggunakan pakaian dengan kain tipis saat anak demam.

"Pastikan anak menggunakan pakaian yang tipis dan nyaman saat mereka demam," ujar Angga.

Orang tua bisa melakukan beberapa langkah penanganan pertama saat anak demam di atas. Segera bawa anak ke dokter jika suhu tubuh tak kunjung turun setelah 72 jam.(lal)