Serem! Ada Gang Gendruwo di Yogyakarta, Siapa Pernah Lewat Sini?

Ada satu gang di Dusun Kedungbanteng, Kalurahan Temon Kulon, Kapanewon Temon, Kulon Progo, Yogyakarta yang tidak biasa. Nama jalan kecil yang belum beraspal itu adalah Gang Gendruwo.

NUSADAILY.COM – KULON PROGO - Ada satu gang di Dusun Kedungbanteng, Kalurahan Temon Kulon, Kapanewon Temon, Kulon Progo, Yogyakarta yang tidak biasa. Nama jalan kecil yang belum beraspal itu adalah Gang Gendruwo.

Nama hantu untuk gang kecil tersebut bukan sekadar julukan. Di ujung gang, terdapat papan petunjuk arah bertuliskan Gang Gendruwo.

Papan berwarna biru itu tingginya sekitar 2 meter. Terdapat tulisan 'Gang Gendruwo' yang dilengkapi dengan tulisan dalam aksara Jawa.

BACA JUGA: Cutting Edge Haunted House, Rumah Hantu Terseram di Dunia! Berani Coba?


Di sepanjang gang ini nyaris tak dijumpai rumah penduduk. Sejauh mata memandang, hanya terdapat satu rumah, itu pun sudah lama kosong.

Nama gendruwo atau genderuwo yang disematkan pada gang ini mengacu pada sosok makhluk halus berwujud manusia setengah kera, bertubuh besar, hitam dan bermata merah. Sosok ini merupakan jenis hantu yang pamornya tak kalah dengan pocong maupun kuntilanak.

Melansir detikcom, Kepala Dusun Kedung Banteng, Heri Purwanto, mengatakan penamaan gendruwo terhadap gang ini punya cerita tersendiri. Dia menjelaskan, banyak warga kerap mengalami kejadian mistis, bahkan ada yang mengaku pernah diperlihatkan sosok gendruwo di sekitar lokasi tersebut.

Kejadian yang sudah berlangsung puluhan tahun silam itu menjadi rahasia umum yang terus diperbincangkan lintas generasi di Kedung Banteng. Kuatnya narasi mistis terkait gang ini membuat warga berinisiatif untuk menamainya dengan sebutan Gendruwo.

"Soal nama Gang Gendruwo itu sudah lama banget, pas saya masih remaja malahan. Nah kenapa dinamai demikian karena dulu banyak yang ngalamin kejadian tidak masuk akal di sekitar situ, terus para sesepuh juga cerita kalau di sekitar gang itu sering muncul sosok kaya gitu (gendruwo)," kata Heri saat ditemui di rumahnya, Minggu (6/11/2022).

"Nah dari situ akhirnya anak-anak muda jaman saya dulu sekitar tahun 1980-an, nyebut itu Gang Gendruwo, dan keterusan sampai sekarang," dia menambahkan.

Heri mengatakan cerita horor yang menyelimuti tempat ini membuat Gang Gendruwo dikenal masyarakat luas. Bahkan, banyak yang justru lebih mengenal gang ketimbang nama Dusun Kedungbanteng.

"Malah lebih terkenal gang ini mas daripada nama dusun. Sering kok, orang luar yang mau ke sini pasti nanya, Dusun Banteng itu sama Gang Gendruwo mananya ya. Padahal kan gang ini masuk wilayah dusun," ujarnya kemudian terkekeh.

Hal itu membuat warga sepakat membikin papan penunjuk jalan dengan nama Gang Gendruwo. Dalam prosesnya, warga diwakili dusun meminta persetujuan pembuatan papan nama itu kepada Pemerintah Kalurahan Temon Kulon.

BACA JUGA: Luhut: Ekonomi Negara Maju dan Berkembang Sedang Tidak Baik-baik Saja


"Untuk yang papan itu, sebelumnya sudah ada rembukan dari warga, terus kami juga sudah minta izin ke pemerintah kalurahan," kata Heri.

Meski tersemat bumbu mistis menyelimuti gang ini, Heri meminta masyarakat bisa bijak menyikapinya. Masyarakat tidak perlu takut saat lewat gang ini, sebab kejadian aneh yang santer dibicarakan merupakan kisah masa lalu.

"Kami mengimbau tetap tenang, soalnya kan cerita itu udah lama, kalau sekarang bisa dipastikan aman-aman saja kok," ujar dia.(eky)