Selalu Parkir Sembarangan, Pria di Leipzig Dilaporkan Tetangganya dan Harus Bayar Denda Tinggi

Selalu parkir sembarangan, tidak mematuhi kesepakatan, dan berulang kali memblokir pintu masuk tetangga. Pasangan yang merupakan tetangga pria itu akhirnya melaporkannya, dan pengadilan kemudian menghukum pria itu dengan denda yang tinggi.

NUSADAILY.COM – LEIPZIG - Selalu parkir sembarangan, tidak mematuhi kesepakatan, dan berulang kali memblokir pintu masuk tetangga. Pasangan yang merupakan tetangga pria itu akhirnya melaporkannya, dan pengadilan kemudian menghukum pria itu dengan denda yang tinggi.

Melansir Spiegel.de, karena seorang pria dari Leipzig terus menghalangi jalan masuk, tetangganya akhirnya memutuskan untuk pergi melaporkan ke pengadilan dan berhasil. Pengadilan regional yang lebih tinggi menghukumnya dengan denda lebih dari 24.000 euro, seperti yang diumumkan pada hari Kamis.

BACA JUGA : Duh! Dua PM Inggris Mundur dalam Rentang Tiga Bulan

Kedua pihak itu tinggal berseberangan, di jalan perumahan sempit di Leipzig. Perselisihan dimulai bertahun-tahun yang lalu ketika terdakwa, yang menurut pengadilan, secara teratur memarkir mobilnya di depan jalan masuknya, tepat di seberang jalan masuk penggugat.

Ia bisa bergerak sedikit atau parkir di jalan masuknya sendiri. Ini mempersulit tetangga untuk masuk dan keluar, ujar pesan itu.

Suami penggugat, yang telah meninggal sejak itu, telah mengambil tindakan hukum terhadap tetangga pada tahun 2019 karena alasan ini.

Pada saat itu, para pihak di pengadilan negeri menyepakati penyelesaian, yang menurutnya terdakwa dapat memarkir mobilnya di jalan hingga lima kali sehari selama maksimal sepuluh menit. Denda kontrak sebesar 150 euro disepakati untuk setiap pelanggaran.

Namun, tetangga tersebut tidak mematuhi kesepakatan tersebut dan tetap parkir di tempat biasa. Pasangan itu, yang marah dengan ini, kemudian merekam parkir ilegal dan menyerahkannya ke pengadilan distrik.

BACA JUGA : Abaikan Peringatan Rusia, Sekjen NATO Bakal Adakan Latihan Pencegahan Nuklir Rutin Tahunan

Antara 2020 dan 2022, Pengadilan Regional Leipzig menghukum pria itu dengan denda total 25.650 euro untuk 194 pelanggaran. Banding berikutnya sekarang sebagian besar tidak berhasil.

Senat Pengadilan Tinggi Regional melihat hanya delapan pelanggaran sebagai bukti yang tidak cukup dan oleh karena itu mengurangi hukuman kontrak sebesar 1.200 euro.

Tidak ada yang tahu mengapa perilaku parkir pria itu "meskipun ada bujukan yang baik dari pengadilan tidak berubah dan mengapa dia lebih suka dihukum dengan hukuman kontrak yang tinggi secara berkala," ujar pernyataan itu.(jrm3/lal)