Selain Sekte Apokaliptik, Ini 7 Aliran Gila yang 'Mematikan'

Sekte apokaliptik ramai diperbincangkan dalam kasus tewasnya satu keluarga di Kalideres. Selain apokaliptik, di dunia ini ada banyak aliran atau paham yang bisa membahayakan diri seperti apokaliptik.

Selain Sekte Apokaliptik, Ini 7 Aliran Gila yang 'Mematikan'
Ilustrasi aliran sesat (shutterstock)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Sekte apokaliptik ramai diperbincangkan dalam kasus tewasnya satu keluarga di Kalideres. Selain apokaliptik, di dunia ini ada banyak aliran atau paham yang bisa membahayakan diri seperti apokaliptik.

Sejak manusia dapat mengobrol dan berbagi ide secara massal, kelompok kultus atau penghormatan secara berlebihan kepada orang, paham, atau benda, mulai merasuki masyarakat. Ada yang selamat, banyak pula yang nyawanya melayang.

BACA JUGA: Polisi Gunakan Peralatan Canggih di Kasus Keluarga Kalideres, Cari Bercak Darah dengan Crime Lite Auto


Pakar kultus modern saat ini sering berselisih tentang apa tepatnya yang membuat sekelompok orang menjadi kultus. Apa yang disebut organisasi gila atau eksentrik bagi seorang ahli sering dilihat oleh orang lain sebagai sekte.

Apa pun definisinya, berikut adalah kultus atau aliran 'mematikan' selain sekte apokaliptik, dikutip dari Live Science.

Peoples Temple
Pendeta Jim Jones menggagas paham Peoples Temple atau Kuil Rakyat yang tujuannya membantu para tunawisma, pengangguran, dan orang sakit dari berbagai ras.

Namun sejumlah mantan anggota aliran ini mengklaim terjadi tindak pelecehan yang meluas di dalam grup. Untuk menghindari kelompoknya diawasi publik, Jones membentuk koloni di hutan Guyana.

Ketika seorang anggota kongres mengunjungi komune dengan tiga jurnalis untuk menyelidiki klaim pelecehan tersebut, mereka ditembak dan dibunuh saat mencoba pergi. Setelah penembakan, 913 anggota aliran ini, termasuk ratusan anak-anak, tewas setelah meminum Flavor Aid yang diracuni.

Aum Shinrikyo
Didirikan sekitar pertengahan 1980-an, Aum Shinrikyo terkenal karena menyerang sistem kereta bawah tanah Tokyo dengan gas Sarin pada 1995, menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 5.000 orang.

Keyakinan kultus ini sering digambarkan sebagai gabungan bermacam aspek destruktif dari berbagai agama. Sebagian pengikutnya mengira mereka sedang belajar mengembangkan kekuatan supernatural lewat kultus ini, sedangkan yang lainnya malah menjadikannya sebagai kesempatan untuk melawan materialisme Jepang.

Heaven's Gate
Para pengikut sekte Heaven's Gate atau Gerbang Surga yang dipimpin Marshall Applewhite, berpendapat Bumi dan segala sesuatu di dalamnya akan 'didaur ulang' menjadi dunia yang bersih.

Mereka percaya bahwa dengan menumpang komet Hale-Bopp pada Maret 1997 dapat membuat mereka bertahan hidup. Sebanyak tiga puluh sembilan anggota (termasuk Applewhite) meracuni diri mereka sendiri secara bergiliran di sebuah rumah besar di California, Amerika Serikat, dengan mengenakan sepatu kets dan gelang di lengan bertuliskan 'Heaven's Gate Team' atau Tim Gerbang Surga.

Branch Davidians
Dianggap sebagai perpecahan besar dari Seventh-day Adventist Church, Branch Davidians terkenal dengan penggerebekan FBI tahun 1993 di kompleks Waco, Texas, Amerika Serikat yang menewaskan 76 orang.

Peristiwa itu kurang lebih mengakibatkan lenyapnya apa yang dianggap banyak orang sebagai aliran sesat, yang percaya akan kiamat segera terjadi.

Bhagwan Shree Rajneesh's Communities
Seseorang yang berasal dari India bernama Bhagwan Shree Rajneesh mendirikan beberapa kota pemujaan di Oregon, Amerika Serikat dan membentuk Bhagwan Shree Rajneesh's Communities atau Komunitas Bhagwan Shree Rajneesh selama tahun 1980-an.

Shree diduga meracuni ratusan orang di Dalles, Oregon, dengan bakteri Salmonella pada tahun 1984 untuk mencurangi pemilihan lokal demi mendukung pemujaannya. Ini dianggap sebagai serangan bioteroris pertama di Amerika Serikat.

Order of the Solar Temple
Order of the Solar Temple atau Perintah Kuil Surya digagas oleh Luc Jouret, seorang pemimpin agama Belgia dan neo-Nazi. Ia mulai mendirikan kelompok ini di tahun 1984 dengan berkedok penyebaran agama Kristen.

Jouret menyebarkan kabar tentang kedatangan Kristus yang kedua kali dan Ksatria Templar. Jouret dan pemimpin lainnya di desa Swiss diduga mengorbankan seorang anak yang mereka anggap sebagai antikristus pada tahun 1994. Beberapa hari kemudian, mereka melakukan bunuh diri dengan puluhan pengikutnya.

BACA JUGA: Ini Penjelasan Kapolres Jakarta Barat Soal Mobil Satu Keluarga yang Ditemukan Membusuk

Raëlian

Penganut Raëlian percaya bahwa UFO 'menelurkan' sebagian besar agama, memungkinkan transfer pikiran, dan kloning dapat menyebabkan reinkarnasi.

Gereja Raëlian didirikan di Prancis pada tahun 1970-an. Seorang pengikut Raëlian menjadi berita utama di berbagai media di dunia pada tahun 2003 ketika dia mengklaim telah mengandung manusia hasil kloning pertama. Di kemudian hari tentu saja tebongkar bahwa klaimnya itu hanya tipuan.(eky)