Satgas Ungkap Alasan Tak Langsung Sasar Bandar Judi Online

"Yang penting, pertama adalah menyelamatkan rakyat Indonesia dulu, rakyat Indonesia, baru kita bersama-sama memotong para bandar-bandar itu," kata Hadi dalam jumpa pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (25/6).

Jun 25, 2024 - 15:47
Satgas Ungkap Alasan Tak Langsung Sasar Bandar Judi Online

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Ketua Satgas Pemberantasan Judi Online sekaligus Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengungkap alasan pemerintah tak memprioritaskan pemberantasan bandar judi.

Hadi mengatakan pemerintah fokus pada pencegahan. Selain itu, pemerintah ingin menggencarkan pemulihan bagi orang-orang yang pernah terlibat judi online.

"Yang penting, pertama adalah menyelamatkan rakyat Indonesia dulu, rakyat Indonesia, baru kita bersama-sama memotong para bandar-bandar itu," kata Hadi dalam jumpa pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (25/6).

Meski begitu, Hadi memastikan penindakan hukum tak berhenti. Aparat tetap diterjunkan untuk mengusut dan menangkap orang-orang di balik situs judi online.

Satgas menangkap 18 orang tersangka terkait situs judi online WNX Bet, W88, dan Liga Ciputra.

Dalam penangkapan, kepolisian juga menyita barang bukti berupa Rp4,7 miliar, 3 unit mobil, 114 unit handphone, 96 buah buku rekening, 145 buah buku ATM, 9 unit laptop, dan 5 unit token.

Kepolisian juga menangkap sejumlah selebgram yang mempromosikan judi online. Ada lima orang selebgram di Banten dan dua selebgram di Aceh yang telah diringkus.

"Kemudian Kominfo juga sudah memutus situs-situs ya contohnya adalah network ke akses provider sudah diputus, sehingga mereka saat ini tiarap," ujar Hadi.

Pemerintah juga telah memblokir sekitar 6 ribu rekening terkait judi online. PPATK dan Bareskrim Polri akan mengusut lebih lanjut rekening-rekening itu.

"Dibekukan selama 30 hari oleh Bareskrim, diambil uangnya. Kalau enggak ngaku, dari situ kita bisa kembangkan ya," ujarnya.(han)