Sandiaga Uno Meninggalkan Gerindra dan Prabowo Subianto Angkat Bicara

Lantas, saat ditanyakan terkait dirinya sudah mendapat restu dari Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sandi kembali meminta masyarakat untuk bersabar

Sandiaga Uno Meninggalkan Gerindra dan Prabowo Subianto Angkat Bicara
Home Berita Jabodetabek Internasional detikX Kolom Blak Blakan Pro Kontra Infografis Foto Video Indeks Adsmart Terpopuler Hoax or Not Suara Pembaca Pemilu 2024 The Matchmaker ADVERTISEMENT detikNews Pemilu Kepastian Sandiaga Antara Gerindra Atau PPP Terjawab Usai Lebaran Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews Jumat, 14 Apr 2023 08:33 WIB Sandiaga Uno (Foto: dok. Kemenparekraf)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Sandiaga Uno menyebut akan mengambil keputusan setelah Lebaran. Sandi mengaku akan berkontemplasi terlebih dahulu dengan salat istikharah meminta petunjuk Allah SWT atas keputusan final yang rencananya akan diumumkan setelah bulan Ramadan 1444 Hijriah.

"Ini keputusan yang berat yang harus diambil, saya akan salat istikharah khusus pada 10 hari terakhir bulan Ramadan ini untuk memantapkan, Insyaallah habis lebaran sudah ada keputusan finalnya," kata Sandiaga Uno dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/4/2023).

BACA JUGA : Presiden Jokowi Buka Suara soal KPK OTT Proyek Kereta Api

Sandiaga juga mengatakan jika keputusan tersebut sudah dilakukan, hal itu menjadi hal terbaik bagi masyarakat dan menjadi aspirasi dari masyarakat yang sangat semangat melakukan dan melanjutkan pembangunan.

"Terlebih kita saat ini di Aceh yang menjadi provinsi dengan potensi wisata halal yang sangat kuat sehingga masyarakat ingin perekonomiannya terus bergerak kunjungan wisatawan terus meningkat ini yang menjadi aspirasi masyarakat yang harus bisa ditangkap oleh pimpinan-pimpinan dari partai politik dan pemerintahan sehingga kontestasi yang kurang dari 9 bulan lagi bisa berjalan lancar," katanya.

Lantas, saat ditanyakan terkait dirinya sudah mendapat restu dari Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sandi kembali meminta masyarakat untuk bersabar, lantaran saat ini momentum bulan Ramadan menjadi momentum terbaik untuk beribadah dan berjuang untuk masyarakat.

"Bisa ditanyakan ke Gerindra langsung, karena saya sebagai kader Gerindra sangat menghargai masukan, undangan dan pemikiran dari pimpinan-pimpinan partai politik," katanya.

BACA JUGA : Ketika China Minta APBN Menjadi Penjamin Pinjaman Proyek...

"Sekali lagi kita sabar, kita tunggu prosesnya karena kita harus menjaga etika politik dan memastikan etika politik kita ini penuh dengan kesantunan. Beliau negarawan yang saya sangat santuni dan hargai. Apa yang menjadi masukan dari beliau, pemikiran-pemikiran beliau menjadi masukan bagi saya untuk melangkah ke depan," tambahnya lagi.

Beberapa hari ke depan, kata Sandiaga, dirinya akan bertafakur dan berkontemplasi. Dirinya juga tidak memasang target harus berpasangan dengan siapa dan menjadi apa saat pemilu 2024 mendatang.

"Teman-teman saya harap bisa sabar. Saya tidak mematok-matokan harus kemana, semua yang saya lakukan ini murni berjuang untuk kepentingan masyarakat. Mereka ingin bangsa ini bisa lebih maju, memberikan kesejahteraan dan pembukaan lapangan kerja," pungkasnya.dilansir dari detik.com

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pun angkat bicara terkait rencana Sandiaga Uno meninggalkan Gerindra.

"Sudah lama beliau tidak mengatakan mau pindah, mungkin kalian aja yang ngarang," ujar Prabowo di kediamannya, Senin (10/4/2023). Prabowo merespons pertanyaan terkait isu Sandiaga yang akan pindah ke PPP.
Meski begitu, Prabowo mengatakan demokrasi di Indonesia nyata. Selain itu, Prabowo menyebut Gerindra merupakan partai yang terbuka.

"Tapi demokrasi kita adalah demokrasi yang nyata, partai kita juga partai terbuka," tuturnya.
Prabowo mengatakan siapapun boleh masuk asal memenuhi syarat partai. Prabowo juga memastikan semua orang boleh berpindah partai.

"Semua orang boleh masuk, asal memenuhi istilahnya persyaratan partai dan semua orang juga boleh pindah partai, nggak ada masalah," kata Prabowo.(ris)