Saksi Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Desa Jate Mangkir dari Panggilan Penyidik Polres Sumenep

Polres Sumenep menjadwalkan pemanggilan terhadap saksi-saksi lain yang diduga kuat mengetahui soal kasus dugaan penyelewengan Bansos tersebut.

Saksi Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Desa Jate Mangkir dari Panggilan Penyidik Polres Sumenep
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti saat ditemui di ruang kerjanya beberapa saat yang lalu. (Nurul Anam/nusadaily.com)

NUSADAILY.COM - SUMENEP - Kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) di Desa Jate Giliraja, Kecamatan Giligenting terus bergulir

Teranyar, penyidik Polres Sumenep menjadwalkan pemanggilan terhadap saksi-saksi lain yang diduga kuat mengetahui soal kasus dugaan penyelewengan Bansos tersebut.

Namun, saksi-saksi yang dipanggil dalam hal ini pihak Pemerintah Desa tersebut mangkir dari panggilan korps Bhayangkara.

BACA JUGA : Klenteng Pao Sian Lin Kong Sumenep Gelar Sembahyang Imlek...

Pemanggilan yang dijadwalkan Jumat pada 20 Januari 2023 lalu, ternyata ada perubahan. Informasi teranyar yang diterima media ini, pemanggilan terhadap Kepala Desa (Kades) Jate dijadwalkan Selasa 24 Januari 2023 kemarin.

Namun, berdasarkan informasi yang diterima media hingga sore (24/23) dari Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, saksi tidak dapat memenuhi panggilan penyidik.

"Saksi tidak hadir karena sakit," ujar AKP Widi, dalam keterangan tertulis kepada media. Selasa (24/01/2023), sore.

BACA JUGA : Rizky Billar Belikan Lesti Tanah Seluas 1.300 Meter

Untuk itu, lanjut mantan Kapolsek Sumenep Kota ini, penyidik Polres Sumenep akan menjadwalkan ulang pemanggilan untuk mengkonfirmasi perihal kasus dugaan penyelewengan Bansos yang dilaporkan warganya itu.

"Kami jadwalkan ulang nanti," tegasnya, 

Sementara itu, Kepala Desa Jate, Lismawati belum menanggapi upaya konfirmasi media sejak Selasa (24 Januari 2023) sore hingga Rabu (25 Januari 2023) siang, upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan chat aplikasi perpesanan belum juga direspon. (nam)