Ridwan Hisjam DPR RI Desak Kadisdik Jatim Tindak Tegas Kasek SMAN 1 Turen

“Bukan malah bertindak sewenang-wenang, tugas guru itu mendidik bukan menghukum. Siswa itu nakal ya memang namanya siswa pasti ada yang nakal, tapi tugas gurulah untuk memberikan arahan dan bimbingan agar si murid tadi tidak nakal lagi,” kata Ridwan.

Ridwan Hisjam DPR RI Desak Kadisdik Jatim Tindak Tegas Kasek SMAN 1 Turen

NUSADAILY.COM – MALANG – Aksi demo oleh ratusan siswa-siswi SMAN 1 Turen pada Senin (17/10), kemarin, mendapat perhatian serius dari Anggota DPR RI Dapil Malang Raya, Ridwan Hisjam.

Ridwan meminta, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jatim, menindak tegas Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Turen, Eny Retno Diwati, yang dipersepsi oleh siswa berperilaku sewenang-wenang atau arogan  terhadap siswa.

Menurut Ridwan, seharusnya seorang guru itu memberikan suri tauladan yang baik terhadap para muridnya.

“Bukan malah bertindak sewenang-wenang, tugas guru itu mendidik bukan menghukum. Siswa itu nakal ya memang namanya siswa pasti ada yang nakal, tapi tugas gurulah untuk memberikan arahan dan bimbingan agar si murid tadi tidak nakal lagi,” kata Ridwan.

Seperti diketahui, siswa SMAN 1 Turen Senin (17/10) kemarin menggelar aksi demo mendesak agar Kaseknya dimutasi.

Demo tersebut dilakukan kabarnya dipicu oleh kekesalan mereka terhadap arogansi Kasek dalam menghukum siswa yang dianggap berlebihan.

Puncak kekesalan siswa pada saat Bima salah seorang pebasket nasional tingkat pelajar, dilarang mengikuti kompetisi apapun hanya karena ‘guyon’ memindahkan helm salah seorang temannya.

“Sebetulnya kami semua tahu kalau Bima itu hanya guyon, dengan memindahkan helm salah seorang teman kami, aksi guyon Bima terekam CCTV sekolah. Hanya berdasarkan rekaman CCTV tersebut, Kasek menganggap Bima melakukan tindak kriminal hingga menghukum Bima tidak boleh mengikuti beragam kegiatan diluar sekolah sampai akhir semester ini,” katanya menjelaskan kronologi kejengkelan siswa sehingga memicu aksi unjuk rasa.

Beberapa guru yang berhasil ditemui juga membenarkan aksi itu dipicu oleh sikap Kasek menghukum Bima tak boleh ikut kompetisi hingga akhir semester ini.

“Bima ini kan merupakan kapten tim bola basket SMAN Turen, dia juga merupakan Duta lalulintas, tapi oleh Kasek tidak diperbolehkan untuk dikirim, ya itu puncak dari kejengkelan siswa kayaknya,” kata seorang guru yang namanya minta dirahasiakan demi keamanan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (17/10), siswa SMAN 1 Turen, menggelar aksi demo meminta kepala sekolah Eny Retno Diwati M Pd dimutasi. Para siswa membentangkan spanduk dan menempel poster di sejumlah titik.

Bunyi poster tersebut antara lain:

-#savebima

-Kami sengsara #mutasi

-Bapak Kami Rindu...

-Kami Rindu Miepra yang dulu

-Kami disini untuk dididik bukan dikebiri prestasi

-Jika tugasmu hanya mengawasi cctv lantas bagaimana anda bersosialisasi

-Turunkan bunda

-Dindik Jatim dengarkan kami

-Anda memang kepala tapi bukan pemimpin

-Mutasi KS kami

-#stoparogan????

-19 save miepra 91

Para siswa sebagaimana terlihat dalam video dan foto yang tersebar di media sosial meneriakkan yel- yel dan membentangkan spanduk serta menulis poster-poster bernada tuntutan mundur Retno. Mereka menempel poster di dinding sekolah hingga di sebuah mobil berwarna hitam yang diduga milik kepala sekolah. Hingga berita ini ditulis demo masih terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, Nusadaily.com telah berusaha menghungi Kepala Sekolah SMAN 1 Turen Eny Retno Diwati, maupun Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, untuk meminta tanggapannya lewat pesan singkat namun tidak dibalas, dihubungi lewat telepon meski terdengar nada panggil, tapi juga tidak diangkat.

Sumber Nusadaily.com menyebut, saat ini Kasek – Kacabdin Kab. Malang beserta dua guru SMAN 1 Turen, tengah berada di Surabaya dilakukan mediasi oleh Kadisdik Provinsi Jatim.(wan)