Wisata Lembah Indah Naikkan Tarif Masuk hingga 150% Demi Siasati Jumlah Pengunjung

  • Whatsapp
lembah wisata
Lembah Indah Malang. (trivindo)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Kabar tentang tutupnya semua jenis destinasi wisata oleh Pemerintah Kabupaten Malang kelak membuat semua pengelola pariwisata mau tidak mau harus mematuhi peraturan tersebut karena kebijakan ini sudah sah dan jelas dalam SE (Surat Edaran) dengan nomor 556/1223/35.07.108/2020. Kebijakan itu berlaku pada 30 Desember sampai 1 Januari 2021.

Baca Juga

Menanggapi hal itu, salah satu wisata yang dikelola perseorangan, Lembah Indah mengaku juga akan mematuhi kebijakan tersebut.

“Meski merasa berat dengan adanya kebijakan ini. Tapi kami tetap akan mematuhi kebijakan Pemerintah Kabupaten Malang demi mencegah penyebaran Covid-19,” terang General Manager Lembah Indah, Yoyon Suryono saat dikonfirmasi, Rabu (23/12/2020).

Yoyon mengaku sebelum adanya kebijakan penutupan itu, Manajemen Lembah Indah sudah merencanakan event akustik saat malam tahun baru.

“Namun rencana konsep akustik itu dengan menerapkan protokol kesehatan. Tapi karena kebijakan pemerintah menutup semua wisata, maka rencana event itu kita batalkan,” tuturnya.

Lantas, sebagai strategi untuk mebatasi jumlah pengunjung, Owner Lembah Indah, Yahya Suharya mengatakan Lembah Indah bakal menaikkan harga tiket masuk serta harga penginapan.

“Nilai kenaikannya untuk tiket masuk mencapai 150 persen. Dari yang semula Rp 20 ribu jadi Rp 50 ribu per orang. Sedangkan harga penginapannya mencapai 90 persen. Dari harga semula Rp 600 ribu jadi Rp 1 juta,” tuturnya.

Ia memastikan protokol kesehatan di area Lembah Indah akan diterapkan secara ketat. Baik selama masa penutupan maupun ketika sudah buka nanti.

“Di Lembah Indah kita menyediakan tempat cuci tangan dan masker sebagaimana petunjuk Pemerintah Kabupaten Malang,” tukasnya.(aje/aka)