Warga Kota Mojokerto Hormati Hari Lalu Lintas, Rela Berhenti 65 Detik

  • Whatsapp
warga kota mojokerto hormati hari lalu lintas
Pengendara berhenti selama 65 detik di salah satu simpang empat di Kota Mojokerto, Selasa (22/9/2020). Foto: Karina NH/nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MOJOKERTO- Warga Kota Mojokerto hormati hari lalu lintas Bhayangkara. Mereka rela berhenti 65 detik di enam simpul traffic lights. Lokasinya di lima persimpangan dan satu bundaran di jalur protokol Kota Mojokerto, Selasa (22/9/2020).

BACA JUGA: HUT ke 72 Polwan, 27 Polwan Polres Mojokerto Kota Sowan Keluarga Purna

Baca Juga

Aksi serentak berhenti ini dilakukan semua jenis kendaraan selama 65 detik. Ratusan kendaraan akhirnya memilih untuk berhenti, sebagai penghormatan peringatan hari lalu lintas Bhayangkara.

Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Fitria Wijayanti mengatakan, aksi itu dilakukan di lima persimpangan. Termasuk bundaran Benteng Pancasila di Jalan Gajah Mada. Warga Kota Mojokerto juga hormati hari lalu lintas.

Yakni, Simpang empat Tropodo Jalan Pahlawan, Simpang empat Jalan Empunala, Simpang empat Jalan Pemuda. Kemudian di Simpang empat Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Simpang empat Miji Jalan Mojopahit. Keseluruhan sebagai wujud menyambut hari lalu lintas Bhayangkara di Kota Mojokerto.

“Penghentian kendaraan selama 65 detik saja pada pukul 09.15 WIB. Diawali dengan menyalakan sirine dalam rangka Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 di enam Simpul Traffic Light Kota Mojokerto,” ungkapnya pada induk imperiumdaily.com ini, Selasa, 22 September 2020 sekitar pukul 12.00 WIB.

Fitri menjelaskan, penghentian pengendara selama 65 detik menjadi rangkaian dari kegiatan hari lalu lintas Bhayangkara di tengah pandemi. Bahkan, pembagian ratusan masker dilakukan di tempat-tempat yang memiliki nilai bersejarah di Kota Mojokerto.

Bagikan Masker di Titik Bersejarah

Di antaranya, Kantor Dinas Pengairan Kab Mojokerto yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani. Ini merupakan lembaga pengelola air Kali Brantas yang pada awalnya bagian dari Departemen Pekerjaan Umum dan didirikan sejak tahun 1885.

“Dulu bagian irigasi Kali Brantas diberi nama Provinciale Irrigatie Afdeling Brantas. Lembaga ini bertugas mengontrol kondisi dan penggunaan air kali Brantas. Mulai hulu hingga hilir yang meliputi beberapa daerah kabupaten hingga saat ini,” ucapnya.

Tak sampai di situ, Klenteng Hok Sian Kiong Mojokerto yang berlokasi di Jalan Residen Pamuji, Kota Mojokerto. Bangunan yang didirikan pada tahun 1823 menjadi pilihan lokasi pembagian masker selanjutnya. Memiliki ciri khas bangunan berarsitektur khas Cina. Tercatat sebagai salah satu bangunan yang bersejarah di Kota Mojokerto yang didirikan pada zaman penjajahan Belanda.

Selain itu, bangunan SMPN 1 Kota Mojokerto yang berlokasi di Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto merupakan SMP Negeri tertua di Kota Mojokerto. Ini merupakan sekolah peninggalan zaman pemerintahan Hindia Belanda juga turut menjadi rute pembagian masker. Bangunan tersebut diketahui berdiri sejak tahun 1926 dengan nama Sekolah Jerman Hindia Belanda MULO (Meer Uitgebreid Leger Onderweijs).

“Kita pilih tiga lokasi bersejarah tersebut, sebagai napak tilas saya dan sejumlah perwira bersama anggota Satlantas pada sejarah. Sekaligus memberikan masker kepengguna jalan yang melintas di tiga lokasi tersebut,” ucap perwira balok tiga emas di pundaknya ini.

Ia menambahkan, selain penghentian pengendara sesaat di simpul traffic light dan pembagian ratusan masker di tiga lokasi bersejarah. Pihaknya juga mencoba membantu masyarakat dengan pembagian sembako pada sejumlah warga yang terdampak COVID-19. Seperti, kuli panggul Pasar Tanjung Kota Mojokerto, sopir angkut, driver ojek online dan driver bus.

“Kita coba memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari berupa sembako dan perlengkapan kesehatan pribadi. Berupa masker dan hand sanitizer juga kepada masyarakat yang terdampak Pandemi COVID-19. Saya harap masyarakat juga bersama-sama mematuhi peraturan prokes agar bisa memutus mata rantai Covid – 19,” harapnya di hari lalin bhayangkara ini.(din/cak)

Post Terkait

banner 468x60