Warga Jember Demonstrasi karena Diberitahu Positif Covid-19 Lisan

  • Whatsapp
Keluarga pasien positif COVID-19 yang tidak terima hanya diberitahu secara lisan melakukan demonstrasi (nusadaily.com/Sutrisno)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JEMBER – Ratusan masa berunjuk rasa di Balai Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang Kabupaten Jember, Sabtu, 1 Agustus 2020. Aksi tersebut dipicu keresahan mereka gara-gara pemberitahuan secara lisan tentang anggota keluarga positif Covid-19.


Masa juga tidak terima dengan tiadanya informasi mengenai empat warga lainnya yang telah dibawa ke rumah sakit selama lebih 20 hari lalu.

Baca Juga


Menurut korlap Aksi, Ponadi keresahan warga kian memuncak karena beberapa hari lalu petugas medis datang hendak membawa seorang lagi.


“Tiba-tiba mau mengambil rakyat saya lagi kemarin. Warga sudah siap-siap unjuk rasa. Ini karena minim informasi, masyarakat saya resah,” kata pria yang juga Ketua RW di kampung tersebut.


Masa mendesak diberitahu kondisi keluarga mereka yang sebenar-benarnya. Bahkan, saat aksi sejumlah warga sampai berteriak-teriak.
“Kami datang kesini menuntut kejelasan informasi 4 orang yang sudah dibawa pihak medis, karena mereka semua satu keluarga,” kata Ponadi dengan nada meninggi.


Perwakilan Puskesmas Jombang Agus Yudi mengatakan, memang terjadi mis komunikasi penjelasan rumah sakit kepada keluarga pasien hanya melalui lisan.


“Informasi dari rumah sakit sudah disampaikan walaupun per lisan. Mungkin karena di ruangan infeksius tidak boleh membawa barang lain, entah buku atau kertas yang nanti bisa menyebabkan infeksi di luar,” jelasnya dilansir Nusadaily.com.


Namun demikian, Agus meyakinkan bukti swab dipegang pihak rumah sakit. Dari empat pasien, masing-masing dua orang dirawat ke RSUD Jatiroto – Lumajang, dan RSD dr Soebandi – Jember.
“Nanti kalau sudah sembuh pasti dibolehkan pulang. Mungkin saat ini masih reaktif atau positif,” dalihnya.
Kepolisian Resor Jember menerjunkan puluhan personil saat mengamankan berjalannya aksi. Masa bersedia dialog dengan pihak kecamatan dan Puskesmas. (sut/wan)

Post Terkait

banner 468x60