Wali Kota Malang Sidak Jembatan Ambrol di Bandulan

  • Whatsapp
jembatan malang
CEK LOKASI: Wali Kota Malang, Sutiaji ketika mengecek lokasi jembatan ambrol di Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (12/1/2021).(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Wali Kota Malang, Sutiaji didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang dan jajarannya meninjau jembatan ambrol di Jalan Raya Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Jembatan alternatif yang menghubungkan dua kelurahan tersebut akan segera dibenahi dan ditargetkan akan selesai sebelum HUT Kota Malang pada bulan April 2021 mendatang.

Baca Juga

Wali Kota Malang, Suiaji mengungkapkan, penyebab banjir tersebut diduga lantaran aliran air akibat hujan deras mengakibatkan bagian jembatan keropos dan akhirnya roboh.

BACA JUGA: Hujan Deras, Jembatan Alternatif di Kota Malang Penghubung Dua Kelurahan Ambrol

“Insya Allah akan segera dibetulkan, material sudah datang dan kami beri waktu untuk penyelesaian secepatnya kira-kira dua bulan,” terang dia.

Pria berkacamata tersebut menjelaskan, jembatan tersebut merupakan jembatan lama. Namun, tiga tahun belakangan, ada tambahan jembatan baru sekitar 1,20 meter.

“Nanti akan diperbaiki semua, nanti akan dibuat baru dan sementara akan ditutup total untuk pembenahan. Anggarannya dari APBD 2021,” papar dia.

Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso menambahkan, jembatan tersebut dibangun oleh warga dengan pasangan batu merah.

“Berdasarkan petunjuk Pak Wali (Wali Kota Malang), diganti konstruksi beton. Sehingga, nanti saya bongkar, sekaligus saya lebarkan,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Soni itu menguraikan, jembatan tersebut akan diperlebar sekitar tiga meter. Sehingga, aliran air bisa lebih lancar.

“Pak Wali (Wali Kota Malang) tadi memastikan, sebelum ulang tahun Kota Malang selesai. Nanti, akhir Maret kami seleaaikan itu,” papar dia.

BACA JUGA: Digerus Hujan Deras, Jembatan di Kasembon Malang Ambrol

Dia menjelaskan, untuk pembenahan jembatan tersebut, pihaknya akan menggunakan dana insidentil.

“Kalau habis, kami gunakan BTT (Biaya Tak Terduga). Dana insidentil saya tahun ini cuma ada Rp 2 miliar untuk seluruh Kota Malang untuk insidentil. Dananya masih dihitung, nggak sampai Rp 200 juta,” pungkas dia.(nda/lna)

Post Terkait

banner 468x60