Wali Kota Madiun Orang Pertama yang Divaksin, “Merem” Saat Disuntik

  • Whatsapp
Wali Kota Madiun, Maidi tampak memejamkan mata saat disuntik vaksin sinovac
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KOTA MADIUN – Maidi, Wali Kota Madiun menjadi orang pertama yang divaksin di wilayah tersebut. Pada saat prosesi penyuntikan vaksin terjadi hal menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Hari ini, Rabu, 27 Januari 2021, Sebanyak 17 orang disuntik vaksin di Kota Madiun. Wali Kota Madiun, Maidi menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19 jenis Sinovac.

BACA JUGA: Berakhir 28 Januari, Kota Mojokerto Tak Lanjutkan PPKM

Setelah itu menyusul Wakil Wali Kota Madiun Indah Raya, Kajari, Dandim, Kapolres, Wakil Ketua DPRD, Ketua TP PKK Ketua Forum Kota Madiun sehat, Tokoh Agama, dan 7 perwakilan organisasi profesi kesehatan yang bertempat di ruang pertemuan lantai 3 RSUD Kota Madiun.

Pada kesempatan sebelumnya, Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan bahwa vaksinasi merupakan program Pemerintah, semua akan mendukung. Maidi siap menjadi orang pertama yang divaksin, sebagai percontohan di Kota Madiun mengikuti jejak Presiden yang sudah melaksanakannya.

“Yang jelas, pemberian vaksin Covid-19 diberikan kepada petugas pelayanan yang sifatnya sering bertemu dengan masyarakat, nah itu kita prioritaskan,” kata Maidi kepada nusadaily.com.

Sementara itu tujuan vaksinasi COVID-19, lajut Maidi, adalah membentuk kekebalan kelompok, menurunkan kesakitan dan kematian akibat virus Covid-19. Melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, serta menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Kota Madiun, jangan takut divaksin, mari kita dukung program pemerintah demi kesehatan bersama. Saya juga tegaskan, vaksin Covid-19 gratis, halal, dan aman,” tuturnya.

Lebih lajut kata Maidi, pencanangan vaksinasi ini akan diikuti oleh nakes di fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

BACA JUGA: Purbalingga Terima 5.000 Dosis Vaksin COVID-19

Tahapan pemberian vaksin untuk gelombang pertama, pada bulan Januari-April 2021 adalah untuk tenaga kesehatan dan lansia.

“Selanjutnya, gelombang kedua pada bulan April 2021-Maret 2022 untuk kelompok masyarakat rentan dan lainnya. Sebagai informasi jumlah sasaran penerima vaksin untuk tenaga kesehatan di Kota Madiun sebanyak 3.955 orang,” pungkasnya. (nto/kal)