Vaksinasi Massal Hari Terakhir di Tumpang Kabupaten Malang Membludak

  • Whatsapp
Vaksin Tumpang
Antrean peserta vaksinasi massal di Tumpang yang menumpuk di hari terakhir, Jumat (11/6/2021)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Vaksinasi massal hari terakhir di Tumpang Kabupaten Malang membludak. Antusias masyarakat Kabupaten Malang dalam mengikuti vaksinasi massal amat tinggi. Kegiatan diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang.

Terpantau dari antrean panjang warga di Kecamatan Tumpang yang menunggu giliran untuk disuntik vaksin untuk hari terakhir ini, Jumat (11/6/2021).

Baca Juga

Menurut Camat Tumpang, Sukarlin menjelaskan membenarkan terkait antusias tinggi warganya yang ingin segera divaksin.

“Banyak orang hari ini sudah datang sejak pagi. Antrean mengular panjang. Sebagian ada yang tidak dapat divaksin sebab kuotanya hanya 600 per hari,” jelasnya, hari ini, Jumat (11/6/2021).

Baca Juga: DPR: Program Sektor Energi Nasional Jangan Tumpang Tindih

Selain kuota yang terbatas, petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan juga terbatas. Sehingga pelaksanaan hari ini telah ditutup pagi tari, pukul 08.00.

“Sejak pagi td sudah kami tutup. Sudah saya sampaikan ke Danramil, Satgas Covid Kecamatan dan Kapolsek bahwa posko vaksinasi massal sudah ditutup,” tambahnya.

Sukarlin pun menginformasikan, bahwa akan ada rencana Dinkes untuk menambah lagi jadwal pemberian vaksinasi massal seperti ini sebab sudah terbukti dengan antusias warga Kabupaten Malang yang tinggi untuk mengikutinya.

Baca Juga: Dishub dan Relawan Kampanyekan Prokes di Tumpang

“Rencananya memang Dinkes mulai Senin besok, (14/6/2021) sampai tanggal 20an akan mulai kembali kegiatan ini, nanti akan disebar lokasinya mulai dari Singosaei, Lawang, Stadion Kanjuruhan hingga Tumpang,” beber Sukarlin.

Dilanjutkannya, karena pelayanan ini gratis dan merupakan salah satu program Bupati Sanusi maka bukan hanya di satu wilayah saja akan tetapi akan dilaksanakan diberbagai wilayah Kabupaten Malang.

Baca Juga: Gubernur Babel Meninjau Pengelolaan 25 Hektare Mangrove Batu Betumpang

“Masyarakat Kabupaten Malang semakin hari semakin sadar bahaya Covid-19, keinganan sehatnya juga tinggi dan hal ini menjadikan Bupati semakin intens dalam melindungi warganya,” pungkasnya.

Terakhir, Sukarlin menyarankan kepada Dinkes untuk membuka pendaftaran vaksinasi massal via online sebab pelayanan ini gratis dan otomatis peminatnya tinggi.

Baca Juga: Dongkrak Nilai Wisata Sejarah Tumpang, Disparbud -Dishub Sediakan Dokar Wisata

“Kalau memungkinkan, Dinkes dapat buka layanan registrasi online untuk ini, sebab ini kan gratis jadi masyarakat langsung berkeinginan cepat untuk dapat divaksin,” tutupnya. (aje/cak)