Unimog S404, Si Penakluk Medan Kini Berteduh di Museum Angkut Kota Batu

  • Whatsapp
Staf PR Museum Angkut, Irgo Dewantara menerangkan spesifikasi Unimog S404 yang kini diparkir di entrance Museum Angkut
banner 468x60

NUSADAILY.COM -KOTA BATU- Truk multifungsi Universal Motor Gerat (Unimog) produksi Jerman diparkir di entrance Museum Angkut Kota Batu. Truk Unimog S 404 tahun produksi 1970 yang dikembangkan Mercedes Benz itu didatangkan oleh manajemen tempat wisata itu pada 16 Juli lalu.

Staf PR Museum Angkut, Irgo Dewantara mengatakan, kendaraan berbobot 1,5 ton dengan empat roda penggerak ini didatangkan langsung dari Jerman. Unimog ini nantinya akan dipindahkan ke Military Corner yang saat ini pembangunannya berjalan 50 persen.

Baca Juga

“Military Corner dibangun setahun lalu dan memang disiapkan sesuai temanya yang berkonsep militer. Ketika nanti selesai Unimog ini akan dipindahkan ke Military Corner bersama perlengkapan militer lainnya,” papar Irgo, Sabtu, 1 Agustus 2020 dilansir Nusadaily.com.

Rencananya akan ada tujuh kendaraan militer lengkap dengan perlengkapan militer lainnya yang akan dipajang di Military Corner. Dengan begitu koleksi kendaraan di Museum Angkut bertambah. Selama ini Museum Angkut identik dengan koleksi kendaraan-kendaraan bergaya vintage classic.
 “Properti-propertinya lainnya masih kami kumpulkan, seperti Unimog ini. Ketika sudah terkumpul lengkap baru akan dikemas dan didisplay semenarik mungkin di Military Corner,” imbuh Irgo.

Unimog S404 yang dikoleksi Museum Angkut memiliki spesifikasi mesin 6 silinder inline bertransmisi manual dengan penggerak empat roda. Kendaraan taktis sepanjang 2,6 meter dan lebar 1,6 meter  ini digunakan militer untuk mengangkut ⁿ maupun pasukan.

Truk berkemampuan off road ini memiliki perjalanan panjang sebelum digunakan sebagai  penunjang operasional di bidang militer. Semula truk ini dirancang untuk mengangkut hasil pertanian dan hasil hutan. Reputasinya yang mentereng dan kemampuan bermanuver di segala medan, membuat kendaraan ini digunakan sebagai operasional militer. (wok/wan)

Jerman diparkir di entrance Museum Angkut Kota Batu. Truk Unimog S 404 tahun produksi 1970 yang dikembangkan Mercedes Benz itu didatangkan oleh manajemen tempat wisata itu pada 16 Juli lalu.

Staf PR Museum Angkut, Irgo Dewantara mengatakan, kendaraan berbobot 1,5 ton dengan empat roda penggerak ini didatangkan langsung dari Jerman. Unimog ini nantinya akan dipindahkan ke Military Corner yang saat ini pembangunannya berjalan 50 persen.

“Military Corner dibangun setahun lalu dan memang disiapkan sesuai temanya yang berkonsep militer. Ketika nanti selesai Unimog ini akan dipindahkan ke Military Corner bersama perlengkapan militer lainnya,” papar Irgo, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Rencananya akan ada tujuh kendaraan militer lengkap dengan perlengkapan militer lainnya yang akan dipajang di Military Corner. Dengan begitu koleksi kendaraan di Museum Angkut bertambah. Selama ini Museum Angkut identik dengan koleksi kendaraan-kendaraan bergaya vintage classic.
 “Properti-propertinya lainnya masih kami kumpulkan, seperti Unimog ini. Ketika sudah terkumpul lengkap baru akan dikemas dan didisplay semenarik mungkin di Military Corner,” imbuh Irgo.

Unimog S404 yang dikoleksi Museum Angkut memiliki spesifikasi mesin 6 silinder inline bertransmisi manual dengan penggerak empat roda. Kendaraan taktis sepanjang 2,6 meter dan lebar 1,6 meter  ini digunakan militer untuk mengangkut ⁿ maupun pasukan.

Truk berkemampuan off road ini memiliki perjalanan panjang sebelum digunakan sebagai  penunjang operasional di bidang militer. Semula truk ini dirancang untuk mengangkut hasil pertanian dan hasil hutan. Reputasinya yang mentereng dan kemampuan bermanuver di segala medan, membuat kendaraan ini digunakan sebagai operasional militer. (wok/wan)

Post Terkait

banner 468x60