Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaRegionalTurunkan Angka Covid-19, TNI-POLRI Fokuskan Lakukan 3 T

Turunkan Angka Covid-19, TNI-POLRI Fokuskan Lakukan 3 T

NUSADAILY.COM – MALANG – Pengamanan dari pihak TNI-POLRI terus diperketat selama PPKM Level 4 diwilayah Kabupaten Malang, terutama dalam memperkuat Testing, Tracing dan Treatment kepada masyarakat untuk memutus rantai Covid-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal ini mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negri (Imendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Melalui instruksi ini, tak hanya menekankan ketentuan pembatasan kegiatan masyarakat. Namun mengenai penguatan upaya 3T (testing, tracing, treatment) perlu terus diterapkan.

Artinya, pengetesan atau testing perlu ditingkatkan sesuai dengan tingkat positivity rate mingguan. Jika positivity rate mingguan 5 persen – 15 persen – 25 persen adalah 15. Testing tersebut perlu terus ditingkatkan dengan target positivity rate.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Firmando Hasiholan Matondang membeberkan pihaknya juga telah melakukan upaya tersebut dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang.

Anggota TNI-Polri akan Diperkuat oleh Polres

“Jadi, untuk testing, tracing dan treatment itu jadi fokus pada anggota TNI POLRI yang akan diperkuat oleh Polres, Dandim, dan Bhabinkamtibnas, seperti misalnya ada 1 orang yang terinfeksi Covid-19, maka 15 orang disekitarnya (kontak erat) harus ditracing,” kata Firmando, hari ini, Kamis (5/8/2021)

Lanjut mando, sampai saat ini pihaknya belum dapat melakukan tracing sampai 15 orang, baru 6 orang saja, akan tetapi akan diupayakan untuk dapat mentracing sejumlah orang tersebut sesuai dengan ketentuan Imendagri Nomor 22 Tahun 2021.

“Akan terus kami tingkatkan, karena semakin kuat tracingnya, maka memang semakin bertambah jumlah orang yang diketahui terpapar Covid-19, tapi dengan begitu, dapat diketahui pula siapa siapa saja yang terinfeksi dengan cepat,” paparnya.

Setelah ditracing, orang orang tersebut wajib untuk Test Rapid, dan apapun hasilnya harus tetap melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) karena telah terlibat kontak erat dengan yang positif Covid-19.

“Nantinya, orang orang tersebut pasca rapid test, misal hasilnya negatif harus lakukan Isoman. Apalagi yang positif, maka itu wajib isoman, dengan begini langkah pencegahannya dapat diantisipasi,” sebut Mando.

Terakhir, Mando menginformasikan, tindakan tracing ini bukan hanya warga saja tetapi berlaku untuk seluruhnya, termasuk nakes. Apabila bergejala maka orang orang disekitarnya wajib tracing. (aje/aka)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily