Tingkatkan Kelas Produk, Ning Ita Launching Produk IKM di Toko Modern

  • Whatsapp
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Ketua Dekranasda Kota Mojokerto Nur Chasanah Achmad Rizal pada Kamis, 24 September 2020 melaunching produk IKM Kota Mojokerto di toko modern.(din/nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADILY.COM – MOJOKERTO – Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Ketua Dekranasda Kota Mojokerto Nur Chasanah Achmad Rizal Kamis, 24 September 2020 launching produk IKM Kota Mojokerto di toko modern.

Launching ini dilakukan di Indomaret Benteng Pancasila. Masuknya produk-produk IKM pada toko modern ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Mojokerto. Untuk mendukung IKM Kota Mojokerto terutama di tengah guncangan krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Baca Juga

Terdapat 9 produk IKM yang mampu masuk dalam toko modern. Diantaranya Keripik Ceker Bondo Dungo, Bu Sahid Kerupuk Ikan Tengiri, Aku Tahu Chips, Paru Vegan Keripik Daun Singkong Original, Faza Snack Keripik Pisang, Ranti Jaya Onde-onde Ketawa, Rafda Sambel Kering Kentang Khas Mojokerto, Brawijaya Kacang Telur Original dan Bintang Anugerah Kripik Cassava.

Produk IKM di Toko Modern
Wali kota Mojokerto Ning Ita memantau produk IKM setelah launching. (din/nusadaily.com)

Selain makanan ringan, juga ada beberapa kue basah yang dijual di gerai pasar modern ini. Seperti kue lapis, lempert, lumpia, nugget ayam, onde-onde Darti Susilah, pandan keju, pukis, risoles, sosis solo dan tahu bakso.

Ning Ita menyampaikan, UKM dan IKM adalah bagian dari ekonomi kerakyatan. Yang mana pembangunan ekonomi kerakyatan adalah program utama era kepemimpinannya.

“Pembangunan ekonomi kerakyatan merupakan bagian terpenting yang harus kita upayakan dan kita sinergikan dengam seluruh stakeholder maupun berbagai pihak swasta,” kata Ning Ita.

Ia menambahkan bahwa upaya tersebut telah berlangsung sejak tahun yang lalu.”Upaya yang telah kita dilakukan adalah memberi pendampingan berupa pelatihan yang komprehensif. Tidak hanya bagaimana produk-produk yang dijual memiliki kualitas atau rasa. Tapi branding, kemasan, manajemen keuangannya sehingga menjadi usaha yang profitable,” jelas Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan, bahwa masuknya IKM yang telah mendapat pendampingan dalam modern market merupakan suatu pencapaian yang luar biasa. “Hal ini menunjukkan bahwa produk IKM Kota Mojokerto layak dan mampu bersanding dengan produk-produk luar daerah maupun luar negeri,” ujarnya.

Produk Lain Menyusul

Ning Ita berharap, kedepan tidak hanya produk dari 9 IKM yang mampu dikurasi di toko modern. Tetapi juga produk-produk lain juga bisa menambah jumlah untuk dikurasi di toko modern.

“Saya juga ingin memberi semangat pada pelaku usaha kecil dan mikro yang ada di Kota Mojokerto. Jangan patah semangat, jangan berkecil hati semua serba sulit di era pandemi. Tetapi tidak ada kata menyerah bagi siapapun yang ingin sukses dan survive maka bangkitlah para IKM Kota Mojokerto,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Mojokerto siap berada dibelakang untuk support pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto yang baik dan berdaya saing. Sekaligus ke depan bisa membantu pertumbuhan perekonomian nasional berbasis ekonomi kerakyatan.

Produk IKM di Toko Modern
Wali kota Mojokerto Ning Ita memantau produk IKM setelah launching. (din/nusadaily.com)

Dalam kesempatan ini, Ning Ita juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto telah menyiapkan diri untuk menjadi smart city yang di dukung dengan kemajuan teknologi.

Di era pandemi target bisa dicapai dengan cepat salah satunya dengan pembayaran secara cashless yang juga merupakan inovasi untuk memutuskan penyebaran COVID-19.

Dengan produk IKM Kota Mojokerto yang telah berhasil masuk di toko modern seperti Indomaret dan Alfamart Ning Ita berharap bisa memberi impact yang baik bagi warga Kota Mojokerto, yaitu untuk memasarkan produk warga Kota Mojokerto dan bersinergi untuk membangkitkan perekonomian di Kota Mojokerto. (din/adv/lna)

Post Terkait

banner 468x60