The Next Trip SS, Konsep Wisata Sehat yang Digagas ATF

  • Whatsapp
Peserta Uklam-uklam Selecta-Songgoriti menyusuri lahan pertanian sebagai bagian dari kegiatan wisata sehat di masa pandemi
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Kawasan Selecta dan Songgoriti dipandang sebagai wisata legendaris yang terkenal di Nusantara sejak puluhan tahun lalu. Lambat laun dua kawasan tersebut seakan tersisih.

Agar tak cepat meredup, Among Tani Foundation mengembangkan sebuah branding pengembangan dua kawasan itu. Konsep yang ditampilkan berupa The Next Trip Songgoriti-Selecta (SS). Konsep ini diluncurkan dengan mengusung jargon wisata sehat di masa pandemi Covid-19.

PesertaThe Next Trip SS diajak berwisata sembari menikmati keindahan panorama alam Kota Batu. Mereka bisa menikmatinya dengan berjalan kaki ataupun bersepeda melalui rute yang telah disiapkan. Rute akan melewati lima desa dan satu kelurahan. Yakni Desa Tulungrejo, Desa Punten, Desa Gunungsari, Desa Sidomulyo, Desa Sumberejo dan Kelurahan Songgokerto.

“Kami ingin mengembangkan kawasan Selecta dan Songgoriti. Menonjolkan karakter khas Kota Batu. Mulai dari pertanian, perkebunan maupun budaya. Ini yang akan kami angkat. Menikmati dengan berjalan kaki ataupun bersepeda santai,” papar Ketua Panitia The Next Trip SS, Ester Tambunan.

Ester mengatakan, The Next Trip SS ini bentuk tindak lanjut Festival Niki Songgoriti yang digelar beberapa tahun lalu. Konsep lanjutan itu bertujuan untuk menciptakan destinasi wisata unggulan di masa pandemi mengangkat potensi alam Kota Batu.

“Mereka jalan-jalan dengan didampingi pemandu wisata yang akan menarasikan asal usul, potensi tiap desa yang dilalui. Selain itu bisa memberi peluang pada perputaran roda perekonomian masyarakat setempat,” terang Ester.

Semula event itu dijadwalkan pada Minggu lalu (21/2). Namun jadwal yang telah ditentukan harus tertunda karena belum mendapatkan izin dari pihak kepolisian dan Satgas Covid-19. Sebagai gantinya, penyelenggaran melakukan uji coba yang diberi tajuk Uklam-uklam Selecta-Songgoriti.

“Ibaratnya pada uklam-uklam Selecta-Songgoriti ini kami seperti simulasi jalur yang akan digunakan pada The Next Trip SS. Selain simulasi jalur UKLAM-uklam Selecta-Songgoriti merupakan kegiatan untuk melakukan pengenalan jalur wisata baru,” katanya.

Dengan terciptanya jalur wisata baru ini, diharapkan diharapkan bisa semakin mengembangkan destinasi wisata yang ada. Dengan mengusung konsep wisata sehat. Rute wisata sehat itu diperuntukan untuk kegiatan olahraga bersepeda dan berjalan kaki. Dari titik start berada di Selecta dan lokasi finish di Songgoriti.

Kata dia, hal tersebut merupakan mini konsepnya The Next Trip SS. Karena sesungguhnya The Next Trip SS itu merupakan suatu event yang sangat besar.

“Dilewatinya jalur wisata baru tersebut, diharapkan bisa mengenalkan potensi lain dari Kota Batu. Bahwasanya Kota Batu tak hanya wisatanya saja yang unggul. Tapi dalam bidang pertanian, UMKM, dan sebagainya juga memiliki potensi yang sama besarnya,” katanya

Selain melakukan kegiatan uklam-uklam Selecta-Songgoriti. Sehari sebelumnya, Sabtu (20/2) ATF juga mengadakan lomba melukis dan pidato untuk anak-anak. Dengan kategori usia 9-15 tahun. Peserta yang mendaftar pada kegiatan itu membeludak, mencapai 400 orang peserta.

“Dari ke 400 peserta itu, sebelumnya telah kami seleksi secara online. Sehingga hanya meloloskan peserta sebanyak 60 orang. Dengan rincian 20 orang peserta lomba lukis, 20 orang peserta lomba pidato bahasa Jawa, dan 20 orang lomba pidato bahasa Inggris,” kata Sekretaris Speech & Painting Contest, Septi Widi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, tujuan utama dari lomba ini adalah untuk mencetak generasi unggul, sesuai dengan tema utama yang diusung. “Sehingga ketika ingin menjadi generasi unggul, anak-anak harus memiliki prinsip dan tujuan yang baik sejak dini,” imbuh dia. (wok/kal)