Terinspirasi Medsos, Lampu Paralon Bikinan Warga Probolinggo Banjir Pesanan

  • Whatsapp
Caption: Terinspirasi media sosial, Erwin Andi Prastika warga Kota Probolinggo produksi lampu dari paralon
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PROBOLINGGO-Terinspirasi dari media sosial, warga Kota Probolinggo memanfaatkan pipa paralon menjadi lampu cantik. Berkat tangan dinginnya, sampai banyak pesanan dari berbagai kota hingga luar Pulau Jawa.

Ialah Erwin Andi Prastika (27) yang bertempat tinggal di Jalan Serma Abdurrahman Gg 9 Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan. Pada Nusadaily.com, Erwin mengaku menekuni dunia tersebut sejak 2016 silam melalui media sosial.

Baca Juga

Tak semudah itu membuat, bahkan tangannya sempat terluka karena mesin gerinda untuk memotong paralon. Namun, usahanya membuahkan hasil ketika tahun 2017, dimana pemesan mulai melirik karyanya.

Dalam pembuatannya, lampu paralon dipotong sesuai bentuk dan keinginan. Semakin rumit, waktu yang dibutuhkan juga semakin lama. Meski, kadang hanya sehari saja.

Selain lampu paralon, Erwin juga membuat miniatur seperti Masjid. Ia pun butuh berhari-hari untuk menyelesaikannya.

“Biasanya pesanan ramai kalau menjelang lebaran. Kalau sudah banyak pesanan, sampai lembur bahkan pernah tidak tidur tiga hari demi mengejar target,” jelasnya.

Ia mengaku, meski tengah pandemi COVID-19 pemesan seolah tak terpengaruh. Artinya, sama saja seperti sebelum ada pandemi wabah corona virus disease.

Pesanan Lampu Paralon Hingga Luar Pulau Jawa

Pesanan lampu menjelang lebaran, biasanya oleh warga Probolinggo saja. Namun untuk hari-hari biasa pemesan dari berbagai penjuru kota.

“Kalau Jawa Timur, biasanya pemesan dari Jombang. Tapi yang dari luar kota juga ada seperti Riau, Makasar hingga Wamena, Papua,” tambahnya.

Sepeti ketika induk media Imperiumdaily ini mengunjunginya, Erwin secepat mungkin merampungkan enam pesanan lampu paralon. Pemesannya dari Banten. Beruntung ia dibantu temannya yakni Yozak Pamungkas (27).

Untuk harga sendiri, tergolong tidak terlalu membuat kantong jebol. Di kisaran antara Rp 70 ribu hingga Rp 175 ribu tergantung ukuran dan tingkat kerumitan.

Namun untuk miniatur masjid, harganya sampai Rp 1 jutaan. Sebab tingkat kesulitannya yang cukup tinggi. (ras/top)

Post Terkait

banner 468x60