Tekan Kemacetan di Jalan dan Keramaian Swalayan, Dua Jalur Jadi Hiperboden

  • Whatsapp
Caption : (din)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Polresta Mojokerto melakukan rekayasa dua jalur lalu lintas yang memicu kerumunan di sejumlah swalayan selama dua pekan ke depan menjadi hiperboden (satu arah). Yakni, di Jalan Bhayangkara, dan PB Sudirman, Jumat, 7 Mei 2021.

Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Fitria Wijayanti turun langsung melakukan rekayasa jalan dan pengalihan arus lalu lintas untuk mengantisipasi kerumunan. Utamanya di Swalayan Sanrio, sekitar pukul 16.00 WIB.

Rekayasa ini dilakukan sementara, mulai hari ini, Jumat, 7 Mei sampai dengan 17 Mei 2021 nanti. “Diberlakukan sementara menjelang hari raya dan pasca Idul Fitri. Akan diberlakukan setiap hari selama dua pekan,” tegasnya, usai melakukan rekayasa arus lalu lintas.

Fitria menyebut, rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas menjadi satu arah sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya kegiatan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri yang menyebabkan kepadatan arus lalu lintas dan kerumuanan masyarakat pada pusat-pusat perbelanjaan.

“Ini tadi saja sangat padat sekali di jalan, menimbulkan kemacetan dan kerumunan di pasar swalayan Sanrio. Jadi saya, lalu anggota dan Dishub Kota Mojokerto langsung turun melakukan pengalihan arus jadi satu jalur,” tegasnya.

Selain melakukan pengalihan arus, tim gabungan ini juga melakukan himbauan terhadap juru parkir, dan pengguna jalan agar tertib, taat berlalu lintas dengan memasang Water Barier, Baricade, dan Banner pemberitahuan pengalihan arus lalu lintas selama dua pekan. “Sehingga kemacetan bisa terurai dengan cepat,” beber Fitria.

Pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam berkendara. “Tetap gunakan masker, jangan berkerumun. Kami tahu warga sangat ingin berbelanja untuk merayakan Idul Fitri, cuman ayo bersama-sama kita tetap jaga prokes dan berusaha tetap berdiam diri di rumah,” pungkasnya.(din/aka)