Tahap Pertama, Pilkades Probolinggo Akan Diikuti 62 Desa

  • Whatsapp
Ilustrasi
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PROBOLINGGO – Dalam waktu dekat, di Kabupaten Probolinggo akan ada hajatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Dilaksanakan pada Mei 2021, Pilkades secara serentak itu diikuti oleh 62 desa di tahap pertama.

Berdasar data yang dihimpun Nusadaily.com, 62 desa tersebut tersebar di 21 kecamatan. Diantaranya, sebagai berikut :

Kecamatan Sumberasih meliputi Desa Muneng, Desa Ambulu, Desa Banjarsari, Desa Pesisir.

Kecamatan Paiton meliputi Desa Pandean, Desa Plampang, Desa Sumberejo.

Kecamatan Pakuniran meliputi, Desa Kedungsumur, Desa Sumberkembar, Desa Bimo.

Kecamatan Krucil meliputi, Desa Tembelang, Desa Betek, Desa Seneng

Kecamatan Maron meliputi Desa Brabe, Desa Sumberdawe, Desa Kedungsari, Desa Maron Wetan.

Kecamatan Tiris meliputi Desa Tlogosari, Desa Wedusan, Desa Racek, Desa Pesawahan, Desa Tulupari.

Kecamatan Banyuanyar meliputi Desa Klenang Lor, Desa Liprak Kulon.

Kecamatan Leces meliputi Desa Warujinggo.

Kecamatan Tegalsiwalan meliputi Desa Bulujaran Kidul, Desa Bulujaran Lor, Desa Paras, Desa Tegalsiwalan.

Kecamatan Bantaran meliputi Desa Kedungrejo, Desa Patokan, Desa Legundi.

Kecamatan Kuripan meliputi Desa Menyono, Desa Kedawung
Kecamatan Sumber meliputi Desa Sumberanom.

Kecamatan Wonomerto meliputi Desa Wonorejo, Desa Sepuh Gembol, Desa Kareng Kidul, Desa Kedungsupit.

Kecamatan Lumbang meliputi Desa Palang Besi, Desa Lumbang, Desa Purut.

Kecamatan Dringu meliputi Desa Watu Wungkuk, Desa Sumber Suko, Desa Tamansari.

Kecamatan Gending meliputi Desa Gending, Desa Jatiadi.

Kecamatan Krejengan meliputi Desa Rawan.

Kecamatan Pajarakan meliputi Desa Sukokerto, Desa Sukomulyo, Desa Karangbong.

Kecamatan Besuk meliputi, Desa Besuk Kidul, Desa Sindet Anyar.

Kecamatan Gading meliputi Desa Betek Taman, Desa Dandang, Desa Kertosono, Desa Renteng, Desa Wangkal, Desa Nogosaren.

Kecamatan Kraksaan meliputi Desa Kandang Jati Wetan, Desa Alssamur Kulon, Desa Kalibuntu.

Pelaksanaan Pilkades patuhi protokol kesehatan secara ketat

Menurut Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo Tatok Krismarhento, pelaksanaan pilkades di 62 desa tersebut di bulan Mei 2021, dimana akan didirikan sebanyak 490 tempat pemungutan suara (TPS). 62 desa itu, merupakan desa yang seharusnya dilaksanakan pilkades di tahun 2020, namun terhalang karena pandemi COVID-19.

“Nantinya TPS akan menampung 500 pemilih. Hanya saja saat ini masih dalam masa pandemi, harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Sehingga TPS memang diperbanyak agar tidak terjadi kerumunan orang,”ucap Tatok Rabu, 27 Januari 2021.

Sebenarnya, tahun ini di Kabupaten Probolinggo ada 314 desa yang akan mengikuti Pilkades. Namun dilakukan 2 tahap, yakni tahap pertama 62 desa itu dimana desa-desa tersebut yang tahun lalu mengalami penundaan, dan tahap ke dua sebanyak 252 desa yang rencana dilaksanakan Oktober.

Selain itu, jumlah anggaran yang dibutuhkan dalam Pilkades juga cukup besar. Tidak tanggung-tanggung pada tahap 1 Pilkades dianggarkan Rp 4,6 miliar. Sedangkan pada tahap 2 nantinya dianggarkan Rp 17 miliar.

Hanya saja, teknis pelaksanaan Pilkades di tengah pandemi COVID-19 masih digodok sepenuhnya di bagian hukum. Mengingat kondisi pandemi tidak boleh ada kerumunan. (ras/kal)