Susah Temukan TBC di Kabupaten Blitar

  • Whatsapp
TBC di Kabupaten Blitar
Krisna Yekti, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-BLITAR- Susah menemukan TBC di Kabupaten Blitar. Berdalih mewabahnya Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar menyatakan target temuan tuberculosis (TBC) yang ditemukan dan diobati masih rendah.

BACA JUGA: Pemkab Blitar Segera Bangun Rumah Burung Hantu, Kendalikan Hama Tikus

Baca Juga

BACA JUGA: Ribuan Siswa Kota Blitar Ngaplo, Batal Dapat Seragam Gratis – Imperiumdaily.com

Angka ini diketahui dari target kasus yang ditemukan di tahun ini sebanyak 2.575. Hingga kini masih tercapai 483 kasus TBC. Artinya masih sekitar 18,7 persen.

Kepada Nusadaily.com, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar, Krisna Yekti memberi penjelasan. Untuk target suspect TBC tahun ini sebanyak 11.404. Dan suspect temuan mencapai 2.772 kasus atau 24,3 persen.

“Jadi masih rendahnya temua kasus disebabkan mewabahnya Covid-19. Sebab program lain yang sudah direncanakan menjadi terkendala, termasuk target temuan kasus TBC,” ujarnya, Kamis 22 Oktober 2020.

Menurutnya, di awal pandemi Covid-19, masyarakat kebanyakan malas periksa ke layanan kesehatan. Hal ini mempengaruhi capaian layanan program TBC yang ada.

“Ya meski ditengah pandemi Covid-19, jika ada masyarakat yang mengalami gejala TBC. Kita tetap memberikan pelayanan dengan cara mendatanginya ke rumah. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Krisna berharap masyarakat segera memeriksakan diri kelayanan kesehatan jika mengalami gejala TBC. Sehingga secepatnya dilakukan upaya pencegahan.

“Gejalanya seperti batuk berlangsung tiga minggu lebih, kemudian juga disertai batik darah, nyeri dada, demam, dan lain-lain,” imbuhnya soal TBC di Kabupaten Blitar.(tan/cak)

Post Terkait

banner 468x60