Sumber Air Jolotundo, Dipercaya Bikin Awet Muda (3/habis)

  • Whatsapp
Candi Jolotundo Penanggungan
banner 468x60

Arsitektur dan Relief Candi Jolotundo Halus

NUSADAILY.COM- SURABAYA- Bangunan Candi Jolotundo berukuran panjang 16,85 meter dan lebar 13,52 meter. Dari berbagai referensj yang ada bangunan tersebut disusun dari batu andesit yang dipahat halus.

Ada dua sendang atau kolam yang berdindingkan batu di sisi kiri dan sisi kanan. Dua sendang berukuran 2×2 meter menghadap ke Barat. Sumber air atau mata air berada di sisi Timur dan keluar dari lubang yang berada di tengah batu dinding.

"
"

Baca Juga

"
"

Jumlah pancuran air berjumlah 52 pancuran air. Yang menarik di sepanjang musim tetap mengalir. Di tengah ada kolam bertingkat dan di bawahnya ada kolam 6×8 meter yang berisikan ikan-ikan dengan ukuran yang besar.

“Ceritanya kalau ada yang mengambil ikan tersebut, maka akan terkena musibah,” ujar Yuli, pengunjung Candi Jolotundo asal Tambaksari Surabaya, kepada Nusadaily.com.

Pengunjung Sumber air Jolotunto

Sebelumnya, ada lapik arca diyakini dari seorang dewa. Di belakang lapik tersebut terdapat sisa prabhamandala berbentuk lingkaran. Tahta tempat lapik arca tersebut berada di batur yang lebih tinggi dari permukaan air kolam tingkat pertama Candi Jolotundo.

Pada bagian puncak batur terdapat panil relief layaknya simbar besar yang melebar, kemudian di bagian tengah terdapat lubang untuk mengalirkan air keluar. Tampak pula di sudut-sudut batur jaladwara yang berbentuk mulut makara yang juga berfungsi sebagai pancuran air.

Suasana Kawasan Jolotundo

Kolam pemandian memiliki kedalaman 5,2 meter. Dilindungi oleh rerimbunan daun pohon besar besar di sisi kiri dan kanan. Di sekitar Candi Jolotundo, terdapat pendopo dan gazebo untuk bersantai menikmati suasana tenang dan sejuknya udara di lereng pegunungan. (ima)

Post Terkait

banner 468x60